Sang Leluhur Kecil Mengajarimu Cara Hidup

Sang Leluhur Kecil Mengajarimu Cara Hidup

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 10, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
Ini Bukan karya saya, cuma suka cerita ini jadi pengen berbagi.. "Binatang Suci kuno Susu turun untuk menjalani cobaan dan menjadi putri bungsu Keluarga Qin, yang hampir berusia delapan puluh tahun; muda dalam usia tetapi tinggi dalam senioritas, bahkan para pria berusia dua puluhan harus memanggilnya bibi. Susu juga satu-satunya perempuan dalam tiga generasi Keluarga Qin, disayangi oleh orang tuanya, dimanjakan oleh saudara-saudaranya, dan keponakannya akan berebut untuk menggendong bibi mereka dan melindunginya. Melindunginya? Susu berkata dia tidak membutuhkannya, karena dia adalah Binatang Suci yang perkasa dan ganas! Dengan kehadirannya, tidak ada yang berani menindas anggota Keluarga Qin! Mereka yang menindas keluarganya akan terlempar; mereka yang menginginkan kekayaan mereka akan terlempar; mereka yang mencoba menculiknya akan terlempar. Para penculik yang menangkap Susu takut padanya dan dengan sukarela menyerahkan ponsel mereka agar dia dapat menghubungi polisi. "Bagaimana cara membuka kunci ponsel ini?" tanya Susu. "Membutuhkan pembukaan kunci sidik jari, Anda bisa menggunakan jari saya," jelas penculik itu. "Bagaimana cara menggunakan jari Anda? Memotongnya?" tanya Susu lagi. "Tidak! Tidak perlu dipotong, ini bisa digunakan selagi masih menempel di tanganku!" ratap penculik itu. Memotong jari! Proses berpikir macam apa itu? Terlalu menakutkan! Sejak Susu, pembawa jimat keberuntungan, datang ke rumah mereka, keberuntungan keluarga meningkat, bisnis mereka semakin makmur setiap hari, dan tuan-tuan muda yang sebelumnya nakal menjadi jauh lebih berperilaku baik, benar-benar bintang keberuntungan kecil. Hanya saja anak laki-laki dari rumah tetangga itu, yang terus berpikir untuk menculik Susu Kecil, menyebabkan para pria Keluarga Qin cukup khawatir. Mungkin mereka harus mematahkan kakinya lagi?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Asmaranala
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Duchess of Valtor
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
WpActionLinkContent Guidelines