Angsaka Rukmana tidak pernah memilih pernikahan ini. Apalagi dengan Ayumi, gadis desa yang selama dua puluh dua tahun hidupnya jauh dari dunia yang dia kenal. Meski berstatus putri seorang duta besar, Ayumi tetap dianggap terlalu sederhana, terlalu lugu, dan tidak sepadan untuk menjadi istri Angsaka. Pernikahan itu terjadi bukan karena cinta, melainkan karena Ayumi dijadikan pengganti adik tirinya yang menolak perjodohan. Masuk ke dunia yang asing, Ayumi belajar bertahan dia berusaha menyesuaikan diri, belajar menjadi nyonya, dan menjaga harga diri di tengah tatapan meremehkan. Perlahan, kehangatan yang dia bawa meruntuhkan jarak yang diciptakan Angsaka. Ketika pernikahan tanpa cinta justru menumbuhkan perasaan, Angsaka harus dihadapkan pada satu pilihan, tetap menolak, atau akhirnya mengakui bahwa gadis desa yang tak pernah dia pilih telah menjadi rumah yang nyaman untuknya.
More details