FIRST
  • WpView
    Reads 285
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 30, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Grief and Bereavement
Mental Health and Neurodiverse
Tentang yang pertama bagi masing-masing, tumbuh dengan cara yang tak sama, lalu berakhir di tempat yang serupa --- Juna menjalani hidupnya dengan ritme yang rapi- setidaknya sampai satu hal kecil bernama Chandra masuk dan perlahan menggeser arah semuanya. Bukan sekadar tanggung jawab, bukan juga pilihan yang pernah benar-benar ia rencanakan, tapi sesuatu yang tanpa ia sadari... menjadi alasan ia tetap berjalan. Lalu Wina datang. Tidak dengan cara yang mengubah segalanya sekaligus, tapi cukup untuk membuat apa yang selama ini terasa "cukup"... mulai dipertanyakan. Di antara kedekatan yang tumbuh pelan, luka yang belum selesai, dan rasa takut kehilangan yang tidak pernah benar-benar hilang- mereka bertiga berdiri di satu garis yang sama, tanpa pernah benar-benar tahu ke mana ujungnya akan membawa. Seberapa jauh seseorang bisa bertahan untuk tidak melepaskan? Dan pada titik apa.. bertahan justru berarti belajar merelakan? Sebuah cerita tentang tinggal, pergi, dan hal-hal yang tidak pernah sesederhana keduanya.
All Rights Reserved
#599
angst
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAMMA LAURENT (END): GAJE
  • Sebuah Rasa yang Kusebut "RUMAH" [END]
  • ANGGAWIRYA'S FAMILY 2: A Secret Revealed
  • Monokrom [Too Good At Goodbyes] [Brothership - END]
  • THE FORGOTTEN PALACE [Tiga Serangkai] (On Going)
  • I'm Just Thinking [END]
  • Mimosa [✓]
  • Delam 1999 (Selesai)
  • Cuma Radan (SELESAI)
  • VALDA ADIWANGSA [END]

Harks menghampiri seorang pria parubaya yang sedang berbincang dengan kenalannya ditengah tengah pesta. Harks membisikkan sesuatu di samping telinga orang itu, dan sukses membuatnya membelalakkan mata karena terkejut dengan berita yang disampaikan Harks. "Kamu tidak berbohong? Sudah kamu pastikan kebenarannya?" ucap orang itu yang tidak lain adalah Davidson. Pemilik perusahaan raksasa yang bergerak di bidang konstruksi dan teknologi. Tidak ada seorang pun yang tahu bahwa pengusaha muda dan sukses itu kini sedang mengawasi seseorang yang paling dirindukannya dibalik kesuksesannya saat ini. "Saya tidak berbohong tuan. Saya berbicara dengan dia duapuluh menit yang lalu. Saya yakin dia masih ada di pesta ini" "Bagaimana bisa dia ada disini?" "Putra pak Verdi. Sepertinya dia berteman baik dengannya" "Putra pak Verdi.." David berpikir sejenak. Walaupun sebenarnya jantungnya berdegub kencang saat ini sejak dia mendengar berita dari Harks bahwa Rama ada di tempat ini. Putranya yang sangat dirindukannya kini berada dibawa atap yang sama dan di ruangan yang sama dengannya. Sudah sepuluh tahun sejak dia terakhir kali melihat putranya itu. Lalu bagaimana sekarang? Apa dia akan mengenali putranya jika mereka bertemu? Atau jangan jangan dia sudah berpapasan dengannya tetapi dia tidak mengenali anaknya sendiri. Oh tidak. Dirinya pasti sangat mengecewakan. Rama yang selama ini bergelut sendirian dengan sulitnya kehidupan disaat usianya masih sangat muda, dia yang hidup merangkak sendirian berusaha bertahan hidup meski dia tidak tau untuk apa dan dari apa dia bisa ada di dunia ini. Dia akhirnya akan bertemu dengan ayahnya. Bagaimana Rama akan menanggapi ini semua??

More details
WpActionLinkContent Guidelines