"Impian kita hanya sebatas tinta di atas kertas, dunia sudah tidak berpihak apapun lagi pada kita. Tetapi kita usahakan."
⚠️(S2 DARI CERITA 7 DREAM) ⚠️
Kisah tentang tujuh anak laki-laki yang kehilangan ibunya beberapa tahun silam. Sang ibu pergi untuk selamanya setelah dibunuh oleh ayah mereka sendiri.
Beberapa bulan setelah tragedi itu, sang ayah memilih menikah lagi lalu pergi begitu saja bersama istri barunya, meninggalkan ketujuh anaknya yang masih terlalu kecil untuk memahami arti kehilangan.
Mereka adalah Haskar Pamungkas, Rayyan Adipati, Jaren Trisatya, Arshaka Al-Kafih, Shidan Rahardian, Jaksa Radikalsya, dan Reza Al-Fahri.
Tahun demi tahun berlalu. Ketujuh anak itu tumbuh menjadi remaja yang terlihat kuat di mata dunia, meski sebenarnya rapuh dan mudah hancur oleh keadaan. Mereka tumbuh bersama luka, kekurangan, dan masa lalu yang tidak pernah benar-benar sembuh.
Namun, satu hal yang tidak pernah hilang dari mereka adalah tujuh gelang dan tujuh lembar kertas impian-benda sederhana yang selalu menemani langkah mereka, meski hadir dengan cara yang tak pernah diduga siapa pun.
Lalu, bagaimana kelanjutan hidup mereka?
Mampukah mereka mewujudkan impian yang pernah mereka tuliskan? Dan setelah semua kehilangan yang mereka alami... adakah kesempatan bagi mereka untuk menemukan kembali arti rumah dan kebahagiaan?
#⚠️JANGAN CUMA BACA DOANG! ADA TANGAN KAN? YA, VOTE KEK ATAU KOMEN. BELAJARLAH UNTUK SALING MENGHARGAI SATU SAMA LAIN#
❗No copy. Cerita ini murni pemikiran saya sendiri, tidak ada kesamaan dalam setiap adegan per-bab. Jika ada kesamaan saya minta maaf, karena itu adalah bentuk ketidak sengajaan. ❗️
🚫 DILARANG KERAS PLAGIAT ❗️t
All Rights Reserved