MERAH [SAKURYO AS TWINS]

MERAH [SAKURYO AS TWINS]

  • WpView
    Reads 535
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2026
sejak orang tua mereka bercerai, rumah yang seharusnya menjadi tempat singgah dan berlindung yang paling aman, justru menjadi tempat yang dingin dan mencekam menurut sakuya. sakuya dan ryo, diasuh oleh ayahnya yang sibuk bekerja dan hanya fokus kepada pencapaian, bukan bagaimana mereka tumbuh dan berkembang. walaupun begitu, ryo, kembarannya, tetap mendapat kasih sayang dari sang ayah, karena ia dianggap berhak atas kasih sayang. sedangkan sakuya hanya anak yang dipaksa bersaing dengan kembarannya sendiri untuk mendapat perhatian ayahnya NO PLAGIARISME. JIKALAU ADA KESAMAAN CERITA, ITU MURNI KETIDAK SENGAJAAN. CERITA INI TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN KEHIDUPAN ASLI MEREKA.
All Rights Reserved
#1
sakuya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tunggal. [Hiat]
  • ᴀɴᴜʀᴀɢᴀ || Kim Sunoo X Ni-ki
  • AUNOIA
  • My Beloved Son
  • When Life Give You "Brother" (Jimin Jungkook Brothership)
  • |youngbrother???
  • ԋαԋ? (Slow Update)
  • Home
  • Sweet Gracious Brothers
  • 𝓓𝓪𝓽𝓪𝓷𝓰 𝓣𝓮𝓻𝓵𝓪𝓶𝓫𝓪𝓽 ! ni-ki

Ajay adalah anak tunggal-atau setidaknya, dulu. Dalam satu kenyataan pahit, dunianya berubah dari satu menjadi tujuh, dari aku menjadi kita. Bukan karena keajaiban, melainkan kenyataan yang datang terlalu cepat. Ayah yang ia percaya meninggalkan luka yang belum sempat ia pahami. Enam nama baru hadir begitu saja, diperkenalkan sebagai saudara, sebelum Ajay sempat bertanya apakah hatinya siap menerima. Luka itu tak hanya miliknya, tapi juga bundanya-yang ia lihat terlalu tulus untuk sesederhana itu dikhianati. Cerita ini bukan tentang cemburu. Ini tentang seseorang yang belum siap kehilangan, namun dipaksa berbagi. Tentang rasa sayang yang masih ada, tapi tertahan oleh kecewa yang belum sembuh. Ajay tidak sepenuhnya menolak-ia hanya belum tahu bagaimana harus menerima. Kini, ia mencoba bertahan. Bukan karena sudah ikhlas, melainkan karena ia tak punya pilihan. ⚠️murni pemikiran sendiri ⚠️ Dilarang plagiat!! ⚠️bijak dalam membaca strat: selasa 23 Desember 25 end: by:@estehanJAY

More details
WpActionLinkContent Guidelines