STAINED: BERCUMBU DENGAN LUKA [TAMAT]

STAINED: BERCUMBU DENGAN LUKA [TAMAT]

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jun 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Secret/Surprise Baby
Suspense
Erotica
"Karena noda yang paling dalam bukan di atas sprei, melainkan di dalam nadi." Nadira hidup dalam sangkar emas yang dingin. Bagi suaminya, Arman, ia hanyalah perabot mahal. Aksesori yang harus tampil sempurna namun dilarang bersuara. Nadira membusuk dalam kesepian, sementara Arman menyimpan rahasia tentang masa lalu yang tak pernah ia bagi. Lalu hadir Raka. Pria yang jauh lebih muda, tajam, dan membawa aroma bahaya. Raka bukan hanya sekadar pria asing yang muncul merusak ketenangannya dengan tatapan menggoda dan aroma leather yang memabukkan. Pria itu adalah badai yang dikirim untuk menghancurkan kewarasannya. Namun, di antara cinta dan ambisi, ada sebuah rahasia yang lebih kelam dari sekadar pengkhianatan: sebuah noda masa lalu yang mengikat darah mereka berdua. Saat batas antara benci dan obsesi mulai memudar, Nadira harus memilih: tetap menjadi pajangan yang berdebu , demi menyelamatkan sisa surga palsu, atau ikut terbakar di neraka pribadi yang diciptakan Raka. Sebuah kisah tentang kehancuran, manipulasi, dan cinta yang tumbuh di tempat yang salah. Selamat datang di medan perang. Selamat datang di STAINED.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMNESIA (garis hidup yang tak biasa)
  • Budak Korporat
  • SUAMI PENGGANTI - SEASON 1
  • PEMBURU KANJUT
  • AMIRA
  • IBU MERTUAKU SEKSI
  • TANGGUNG JAWAB
  • DUA SISI SATU ATAP
  • BENIH CINTA PAK BAYU
  • BOOK 112 - AKIBAT FANTASI [FULL CHAPTER DISINI]

PERINGATAN KONTEN (21+) Menceritakan tentang sebuah keluarga yang awalnya hidup dalam keharmonisan, namun harus terlempar ke dalam alur takdir yang kelam akibat sebuah kecelakaan tragis. Di tengah keputusasaan, mereka dihadapkan pada persimpangan garis hidup yang tidak biasa, memaksa mereka menempuh jalan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Demi sebuah kesembuhan, batas-batas moral sengaja dilanggar dan norma-norma luhur dikorbankan. Namun, pelanggaran batas moral itu ternyata menuntut harga mahal. Konsekuensi ini melahirkan jejak permanen dalam darah yang tidak akan pernah bisa dihapus atau dijelaskan oleh rekam medis mana pun, mengunci mereka dalam sebuah rahasia yang bernapas selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines