THE REJECTED ALPHA (HYEONKEON)

THE REJECTED ALPHA (HYEONKEON)

  • WpView
    Reads 1,376
  • WpVote
    Votes 175
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
Warning: Kekerasan, eksperimen manusia, tema gelap. Di dunia di mana kesempurnaan bisa dibeli, manusia tak lebih dari sekadar produk. Sebuah organisasi elit diam-diam menciptakan bayi dari gen terbaik, lalu melelang mereka kepada para klien kaya. Yang memenuhi standar akan dipuja. Yang gagal... dihapus. Seonghyeon adalah salah satu yang dibuang. Dicap sebagai kegagalan karena cara pikirnya yang dianggap tidak normal, ia hampir mati-hingga seseorang menyelamatkannya. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali. Bukan sebagai korban, tapi sebagai ancaman. Bersama lima anak lain yang selamat, Seonghyeon menyusup ke pusat organisasi untuk membongkar semua kejahatan yang tersembunyi di balik kemewahan. Namun semuanya berubah saat ia bertemu Keonho-Alpha sempurna yang menggantikan posisinya. Anak yang dipilih. Anak yang dijaga. Anak yang... seharusnya menjadi musuhnya. Di dunia yang menghapus yang lemah, hanya satu yang pasti- Yang dibuang... tidak selalu kalah. ⌯⌲ Genre: Dark Thriller • Crime • Psychological • Action • BL • Romance © By: Angsa Biru
All Rights Reserved
#219
dohoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Snapshots of Our Youth. || Hyeonkeon.
  • BETWEEN BLOOD AND MOON (HYEONKEON)
  • MY LOVELY ENEMY || hyeonkeon
  • The Blue Sea [HyeonKeon]
  • Flirting Gone Wrong  //HyeonKeon
  • Under Your Shoes || Hyeonkeon
  •  Criminal (Completed)
  • My Fineshyt|HYEONKEON
  • Love Story Between Us
  • When the Moon Found You

Di bawah langit SMA yang sama, Sekala dan Kailan disatukan oleh club fotografi, berawal dari rekan biasa, lalu perlahan semakin dekat lewat momen-momen sederhana yang mereka abadikan bersama. Di antara tawa dan langkah yang selalu searah, tumbuh perasaan yang mekar pelan, seharum bunga yang tak pernah diminta untuk ada. Mereka menjalani hari-hari penuh cinta, seolah waktu akan selalu cukup untuk semuanya, tanpa sadar bahwa tidak semua hal bisa ditahan untuk tetap tinggal. Ada hal-hal yang tidak sempat mereka tangkap, meski sudah berusaha mengabadikan segalanya. Dan saat itu datang, semuanya terasa terlalu cepat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines