Gata Only

Gata Only

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2026
Ini bukan tentang perasaan dan cinta. Namun, tentang keterikatan obsesi yang berujung buruk. Liora pikir, setelah bagaimana mereka yang begitu dekat —bahkan sangat dekat, Zavier benar-benar menaruh perasaan khusus padanya. Namun, setelah apa yang ia usahakan selama ini —seperti membuatnya cemburu, tak ada respon yang ia harapkan dari seorang Zavier Knox. Namun faktanya, Liora Vayne tak bisa menjauh. Ia sudah terlanjur jatuh, sampai ada di tahap memberikan apa pun jika itu untuk Zavier. Namun sayangnya, bukan perasaan seperti itu yang Zavier miliki pada Liora. Pemuda itu, terlalu buruk, gelap, retak untuk memiliki perasaan murni seperti itu. Zavier tidak akan membiarkan Liora pergi darinya, tetapi ia juga tidak berniat untuk menjaganya. Termasuk membalas perasaannya. Karena bagi Zavier, cinta itu adalah sesuatu yang bisa saja membunuhnya, menghancurkannya tanpa sisa. Sekalipun mereka sudah bersama sedari kecil, perasaan Zavier akan tetap ada di tempat yang sama. Dan Liora ... tidak bisa pergi. Jika pun Zavier membebaskannya, Liora tak akan pergi. Dan tanpa dia sadari, Liora sudah jatuh terlalu ... dalam. Tak ada tempat kembali, tak ada jalan keluar. Buntu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • The Rules!
  • REYGAN GHAZI AFKARA
  • Doctor Duchess: Don't Die Yet, My Duke!
  • Intel Bucin
  • Memori yang Hilang
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Bound to Him

Sebagai anak magang di laboratorium penelitian mutakhir, Selene tahu pekerjaannya tidak akan mudah. Tapi dia tidak pernah menyangka harus berhadapan dengan Axel-vampir berbahaya yang dikurung dengan rantai berat, tatapannya tajam dan penuh kejengkelan. "Nah, manusia lain." Suaranya datar sebelum dia memutar mata, seolah keberadaan Selene hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang panjang. Ilmuwan disini ingin memahami kekuatannya, mengungkap misteri yang membuatnya berbeda. Tapi Selene? Dia hanya ingin menemukan cara agar bisa bertahan... dan mungkin, mendekatinya tanpa menjadi target berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines