Dia lebih tua dari ku

Dia lebih tua dari ku

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Apr 30, 2026
"Di dunia luar, mungkin masalah umur itu penting. Tapi di antara kita berdua... aku laki-lakinya, dan kamu perempuannya. Nggak ada istilah 'adik' atau 'kakak'. Ngerti, Dita?" Dita (21 tahun), seorang mahasiswi tingkat akhir yang mandiri, mengira Hananka (16 tahun) hanyalah anak SMA biasa. Dia adalah teman mabar-nya, "jagoan bocil" yang selalu mengalah saat bermain game, dan pemuda manis yang selalu menemaninya makan di warung pinggir jalan. Namun, saat nyawa dan masa depan Dita diancam oleh seorang "Crazy Rich" arogan dari kalangan elit ibu kota, topeng Hananka terlepas sepenuhnya. Di balik seragam putih abu-abunya, pemuda itu adalah Hananka Arka Anindita-pewaris tunggal dari firma hukum paling ditakuti dan diplomat paling berpengaruh di negara ini. Dia bukanlah remaja biasa. Dia adalah tiran muda yang menyembunyikan trauma masa lalu berdarah, manipulasi, dan insting predator yang mematikan. Ketika masa lalu Hananka kembali untuk menghancurkan mereka, Dita menolak menjadi "Cinderella" lemah yang hanya bisa menangis menunggu diselamatkan. Berbekal kecerdasan, kedewasaan, dan mental bajanya, Dita melangkah masuk ke dalam sarang ular kaum konglomerat. Ia tidak hanya menjinakkan sisi gelap Hananka, tetapi menjelma menjadi ahli strategi mutlak sang Tiran. Ini bukan sekadar kisah cinta beda usia. Ini adalah kisah tentang peperangan sosial tanpa ampun, penyatuan dua jiwa yang saling menyembuhkan, dan dominasi gairah yang akan membakar habis batas kewarasan. Jangan pernah memancing monster yang sedang tidur, terutama jika ia dijaga oleh seorang Ratu yang mematikan. Peringatan Konten (Warning): Cerita ini mengandung unsur kekerasan psikologis, intrik politik/hukum, bahasa kasar, dan adegan romansa dewasa eksplisit (21+). Kebijaksanaan pembaca sangat disarankan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SASMITA CANDALA (21+)
  • The Villain Mother
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • De Andere Weg (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Chasing Sanara
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Almost Married (END)
  • The Last Yes!

🔞⚠️Note: Cerita ini 21+ ya. Isinya untuk dewasa, mohon bijak dalam membaca. ****** Di Fakultas Ilmu Budaya tempat Andini menuntut ilmu, terdapat satu keanehan yang mencolok: seorang dosen bernama Bapak Mahapraja Hapsari. Setiap kali mengajar, beliau selalu mengenakan kain batik sebagai bawahan. Beliau tidak pernah mengenakan celana kain. Kain tersebut dipadupadankan dengan kemeja berwarna teduh, seperti krim, cokelat muda, putih gading, hijau pupus, dan sesekali merah muda. Penampilannya selalu tampak rapi dan konsisten. Pada awalnya, ketika baru memasuki semester pertama, Andini mengira bahwa hal tersebut hanyalah gaya berbusana biasa. Namun, hingga memasuki semester ketiga, gaya berpakaiannya tidak pernah berubah. Pada suatu siang, karena rasa ingin tahu yang besar, Andini memberanikan diri bertanya secara langsung dengan sopan dan santun. Ia bertanya mengapa beliau tetap mengenakan kain lebar yang terkesan gerah di cuaca panas seperti ini. Dosen yang bertubuh besar dan kekar dengan kulit berwarna cokelat mengilat itu tidak segera menjawab. Ia justru balik bertanya, "Kamu bukan orang Jawa asli, bukan?" "Iya, Pak. Saya orang Sunda. Ibu saya yang berdarah Jawa," jawab Andini. Pria itu bergumam pelan, "Sayang sekali." Wajahnya seketika tampak muram. "Jika kamu benar-benar ingin tahu, temui aku di ruanganku pukul lima sore," ujarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines