Blurred Lines

Blurred Lines

  • WpView
    Leituras 5,769
  • WpVote
    Votos 707
  • WpPart
    Capítulos 25
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, set 20, 2026
WpInfo
Fanfic
Romance
Enemies to Lovers
Segunda Chance
Final Feliz
Di dunia balap liar, hanya ada dua nama yang tak pernah berhasil dikalahkan iaitu Ocean dan Seeky. Mereka adalah rival. Selalu bertemu di garis start. Selalu berakhir di garis finish dengan hasil yang sama. Sampai pada suatu malam, Seeky kalah. Kekalahan itu bukan hanya melukai harga dirinya, tetapi juga membawanya pada suatu malam yang mengubah hidup mereka berdua. Sejak malam itu, sebuah tanggung jawab mengikat Ocean dan Seeky pada sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan. Sesuatu yang tak bisa mereka abaikan, sekalipun mereka ingin dan perlahan, batas antara kebencian dan sesuatu yang lain mulai kabur.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • PREGNANT (DewTee)
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Given || Ju Jihoon
  • I'm Not Just a Figuran
  • CHANGE ROLES [PROSES EDITING]
  • Obsession Overdose
  • Transmigrasi: Menjadi Istri Yang Dibenci✓[SASUSAKU]
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Journey

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo