The Seven Founder

The Seven Founder

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 13, 2026
"Tujuh nama besar. Tujuh dosa orang tua. Tujuh anak yang tidak pernah diizinkan menangis." Di jantung Jakarta yang gemerlap, sebuah perjamuan rahasia di tahun 2026 mengubah garis takdir tujuh remaja selamanya. Mereka bukan sekadar ahli waris; mereka adalah fondasi yang dibangun dari darah dan pengkhianatan. Saat dunia melihat kemewahan, mereka melihat penjara. Dan saat cinta mulai tumbuh di antara duri, satu pertanyaan tersisa: Siapa yang akan bertahan saat fondasi itu mulai runtuh dari dalam? . . . . . . . "Kami adalah fondasi yang dibangun di atas kuburan masa kecil kami sendiri."
All Rights Reserved
#917
obsession
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines