PERIHAL WAKTU

PERIHAL WAKTU

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2026
Setelah kehilangan orang yang paling ia cintai karena sebuah kecelakaan, hidupnya seakan berhenti. Ia memilih diam, menjauh dari segalanya, dan membiarkan waktu berjalan tanpa benar-benar ia jalani. Hingga suatu hari, di tengah hiruk-pikuk ospek, ia bertemu dengan seorang gadis mahasiswa baru-yang perlahan menghidupkan kembali perasaannya yang telah lama mati. Untuk pertama kalinya, ia ingin membuka hati lagi. Namun, waktu ternyata belum selesai mengujinya. Gadis itu terhubung dengan masa lalu yang selama ini berusaha ia lupakan. Sebuah kenyataan yang membuat cinta dan luka bertabrakan, memaksanya memilih antara bertahan atau kembali tenggelam. Karena terkadang, waktu tidak hanya mempertemukan- tetapi juga mengungkap kebenaran yang tak pernah siap kita hadapi.
All Rights Reserved
#1000
patah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • MUKTI AGUNG
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Figuran Tanpa Peran [END]
  • Halo Gus!!
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Lost Cael (Selesai)
  • The Girl Who Was Never Written
  • After the Fall
  • GALAKSI [HIATUS]

Saat aku membuka mata, yang pertama kali aku lihat adalah dinding rumah sakit yang putih nan dingin, aku merasa dunia di sekitarku, terasa sangat asing. Tubuh ini bukan tubuhku, dan wajah ini bukan wajahku. Jantungku berdegup kencang, dan satu pertanyaan menghantuiku yaitu bagaimana aku bisa berada di sini? Ingatan terakhirku masih membekas jelas, ibu yang memarahi ku dan memukul ku hingga saat itu, napas ku berhenti, jantung ku berhenti berdetak, dan semua suara di sekitar menjadi sunyi. Dan sekarang, aku terbangun di tubuh asing, di hidup baru yang bukan pilihanku. Aku berfikir tuhan telah memberikan kesempatan kedua untuk ku hidup kembali... atau mungkin tidak seperti yang kubayangkan. Satu hal yang pasti hidup ini baru saja dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines