We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
JODOH ITU DI JEBAK [ON GOING]

JODOH ITU DI JEBAK [ON GOING]

  • WpView
    Reads 2,517
  • WpVote
    Votes 515
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
LGBTQIA+
Gay
Fantasy
Kalana (21) laki-laki manis yang baru saja pulang dari kota setelah menyelesaikan pendidikannya tiba-tiba harus berurusan dengan Wangsaka (27) pria gagah, pemuda kebanggaan Desa Rancadarma yang hendak memperistrinya dengan cara yang tak terduga.
All Rights Reserved
#17
bllokal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • sendangarum
  • PANTANGAN DESA
  • Samudra Laut [END]
  • KERATON TAKHTA DAN CINTA
  • Tresna Ring Bunga
  • satu Hati
  • RUMAH SI MBAH | BL
  • SPIRIT BADUY
  • displacement [ bxb] Netjj

SENDANGARUM Reyanda Dawisesa Abimanyu Narega Kaysan Dyatama ..... "Ada rumah yang selalu menunggu seseorang untuk pulang." Enam tahun lalu, Narega meninggalkan Desa Sendangarum dan sahabat kecilnya, Reyanda, untuk kembali tinggal bersama kedua orang tuanya di kota. Tak pernah terpikir olehnya bahwa permintaan sederhana sebelum kuliah- "Boleh aku libur setahun dulu?" -akan membawanya kembali ke desa yang penuh kenangan. Di antara hamparan sawah, suara jangkrik setiap malam, gotong royong warga, dan rumah kakek-nenek yang tak pernah berubah, Narega bertemu lagi dengan Reyanda. Lelaki yang dulu selalu menggandeng tangannya saat mereka masih kecil, kini telah tumbuh menjadi sosok yang tenang, dewasa, dan menjadi sandaran banyak orang di desa. Setahun yang seharusnya hanya menjadi waktu untuk beristirahat, perlahan berubah menjadi perjalanan untuk saling mengenal kembali. Tentang dua orang yang tidak jatuh cinta pada pandangan pertama. Melainkan belajar mencintai seseorang yang sejak dulu diam-diam telah memiliki tempat di hati mereka. Tentang rumah yang selalu menunggu. Tentang desa yang tak pernah benar-benar melupakan siapa pun. Dan tentang pulang... yang ternyata bukan soal tempat, melainkan seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines