BENARKAH AKU PEMBAWA SIAL? [END]

BENARKAH AKU PEMBAWA SIAL? [END]

  • WpView
    Reads 1,429
  • WpVote
    Votes 511
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Mon, May 11, 2026
Sejak kecil, Cahaya Matahari hidup dalam bayang-bayang julukan, anak pembawa sial. Kematian ibunya saat melahirkannya membuat banyak orang menjauhinya, hingga hanya satu orang yang tetap berada di sisinya, Yahiko, sahabat masa kecil yang selalu membelanya. Namun sebuah kesalahpahaman membuat persahabatan mereka retak menjelang kelulusan SD Yahiko. Sejak saat itu, Cahaya tumbuh dengan luka yang sama, keyakinan bahwa dirinya selalu membawa kesedihan bagi orang-orang terdekatnya. Bertahun-tahun kemudian, saat diterima di SMA Stella lewat bakat melukisnya, Cahaya berharap bisa memulai semuanya dari awal. Sayangnya, pertemuannya kembali dengan Yahiko justru membuka luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di tengah sekolah baru dan keberanian untuk menghadapi masa lalu, Cahaya harus belajar satu hal penting, tidak semua jarak lahir dari kebencian. Kadang hanya dari kesalahpahaman yang dibiarkan terlalu lama.
All Rights Reserved
#440
sahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRAUMA[TERBIT]
  • DEAR RAFAEL
  • From 25 April [ TERBIT ]
  • Bandung Kala Sendu  [ TERBIT ]
  • Garlievano | I✓
  • Cinta tak Terduga (ON GOING)
  • Bidak Catur (Terbit)
  • Menyatu Dalam Hening I
  • I Need To Prepare An Umbrella, Even On A Sunny Day
  • THE SEAN CITY [ On going ]

Dalam hidupku, aku belum pernah merasakan hal seperti ini. Aku melihat seorang anak yang tumbuh dengan luka batin yang hebat, hidupnya seakan bagai di neraka. Alih-alih tumbuh menjadi pribadi yang jahat, dirinya terlalu polos dan tetap tumbuh dengan hati yang lembut. Aku sempat bertanya, kenapa dia masih saja menjadi orang yang baik, apa yang sebenarnya dia pikirkan, dan yang paling membuatku penasaran adalah, bagaimana jika aku menjadi dirinya? Aku berpikir apa yang akan aku rasakan ketika menjadi dirinya, apa yang akan terjadi pada diriku. Apakah aku akan merasakan kesedihan yang sama? Atau kah aku akan menemukan solusi untuk keluar dari hal yang membelenggu dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines