Left behind at school

Left behind at school

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 3 hours ago
Setelah mendaki Gunung Rinjantara, Raden membawa pulang sebuah tanaman langka. Sejak saat itu, dirinya mulai berkelakuan aneh dan siswa di sekolahnya satu per satu menghilang. Suatu hari siswa yang hilang kembali dalam keadaan aneh dan menyerang teman-temannya.  Serangan brutal mulai terjadi. Virus misterius menyebar cepat, mengubah manusia menjadi makhluk buas yang saling menerkam tanpa kendali. Sekolah berubah menjadi tempat bertahan hidup yang penuh teror. Di tengah wabah monster yang semakin tak terkendali, satu pertanyaan tersisa. Apakah mereka bisa bertahan hidup atau justru menjadi bagian dari kengerian itu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Fraktal Rahasia
  • Hello, Mr. Mafia!
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Defiant [END]
  • Shadow in the Lab
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines