Bagi Kala, hidup mewah bukanlah suatu impian-memiliki rumah megah, banyak uang, atau bahkan berkeliling dunia. Namun, yang ia inginkan hanyalah bisa bernapas dengan tenang tanpa harus mengkhawatirkan sesuatu yang tentu saja belum ia ketahui jawabannya. Kala selalu hidup dengan penuh rasa takut. Ia berharap menemukan kebahagiaan yang bisa terus ia genggam tanpa harus takut merasa kehilangan. Mungkin itu berasal dari Bara. Bara Swastika Yudea, teman satu asramanya. Dapatkah Kala mewujudkan kebahagiaannya, atau ia harus kalah dalam harapannya? (Harap maklum bilang ada typo, belum di revisi) (On Going)
More details