Bittersweet Documentary | Markmin

Bittersweet Documentary | Markmin

  • WpView
    Reads 218
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
Lahir di tengah kemewahan tak pernah membuat hidup Saka benar-benar utuh. Di balik segala yang tampak sempurna, ia hidup dalam kurungan harapan dan tuntutan. Sebagai anak tunggal, ia dibesarkan untuk selalu tanpa cela, menjadi kebanggaan yang dipoles rapi demi dipajang di hadapan dunia. Di antara semua keterbatasan itu, dapur menjadi satu-satunya tempat Saka bisa bernapas. Menjadi chef bukan sekadar profesi baginya, melainkan cara untuk tetap merasa dekat dengan ibunya, sosok yang masih menjadi rumah dalam kenangannya. Namun hidup yang tertata itu perlahan goyah saat ia bertemu seseorang yang lebih muda darinya. Berada di dunia yang sama, tetapi tampak jauh lebih leluasa menjalani hidupnya sendiri, sosok itu tanpa sadar mengetuk bagian terdalam diri Saka. Membuatnya bahagia, sekaligus memaksanya menatap hidup yang selama ini ia jalani dengan gelisah. Sebab sejak lama, Saka hidup bukan sebagai manusia yang bebas memilih jalan, melainkan sebagai lukisan indah yang dipamerkan di dinding museum.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • The King & The Doctor
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines