Nisa dan Nazriel terikat tali persaudaraan. Kakak sepupu Nisa menikah dengan kakak laki-laki Nazriel. Nazriel menganggap Nisa seperti adiknya sendiri.
Pada suatu hari Nisa mengalami kecelakaan, motor yang dikendarainya ditabrak mobil. Beruntung ia bertemu dengan Nazriel. Nazriel mengobati lukanya dan membawanya ke rumah sakit. Dokter menyatakan kalau Nisa mengalami retak pada telapak kaki dan telapak tangan sebelah kiri.
Semenjak itu Nazriel menjemput dan mengantar Nisa ke kampus. Ia tidak mengijinkan Nisa naik ojek. Ia bahkan mengirim taksi ketika ia tidak bisa mengantar dan menjemput Nisa. Ia melakukan itu hingga kaki Nisa sembuh.
Hari raya Idhul Fitri pun tiba, keluarga Nisa diundang ke acara open house di rumah orang tua Nazriel. Ketika Nisa sedang menikmati hidangan, Nazriel mengatakan kepada Nisa untuk tidak pulang dulu. Ia ingin ditemani Nisa selama acara open house.. Ia juga berjanji akan mengantarkan Nisa pulang. Nisa pun menuruti keinginan Nazriel.
Namun, selama acara open house Nazriel ditemani mantan kekasihnya yang bernama Sarah. Bahkan Nazriel pergi mengantar Sarah pulang, ia meninggalkan Nisa sendirian di rumahnya. Nisa merasa sedih dan kecewa dengan perbuatan Nazriel. Akhirnya Nisa memutuskan untuk pulang sendiri, ia pergi meninggalkan rumah Nazriel sambil menangis.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang