Akhir Senandika [SLOW UP]

Akhir Senandika [SLOW UP]

  • WpView
    Reads 606
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2026
Senan tidak pernah meminta banyak. Hanya sedikit waktu, sedikit perhatian, dan seseorang yang benar-benar tinggal. Namun hidup tidak pernah memberinya ruang seluas itu. Di rumah yang seharusnya menjadi tempat untuk pulang, di sana ia justru belajar untuk mengurus dirinya sendiri. Menjadi cukup diam, agar tidak merepotkan siapa pun. Satu-satunya tempat ia untuk pulang dan benar-benar jujur hanyalah pada lembar-lembar yang tidak pernah menjawab. [BUKAN CERITA BXB‼️]
All Rights Reserved
#806
acak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sunshine
  • Bahasa Indah 2
  • Teras Rasa
  • Damar Jatmika Nugraha
  • BLUE & GREY
  • Angka dan Samudranya
  • Keano
  • Joyride
  • ABIMANA
Sunshine

Keano Lucius Gent terlahir dengan tubuh yang lebih rapuh dibandingkan kembarannya. Ia mudah sakit, mudah lelah, dan-sayangnya-mudah menangis. Manja? Iya. Cengeng? Banget. Tapi bukan berarti ia ingin diperlakukan seperti barang pecah belah. Memiliki tiga abang yang terlalu posesif membuat hidup Keano terasa seperti berada dalam pengawasan 24 jam. Dilarang ini, tidak boleh itu, bahkan bernapas terlalu jauh pun rasanya harus izin. Semua atas nama cinta. Semua atas nama khawatir. Padahal, Keano hanya ingin satu hal-dipercaya. Ia boleh lemah, tapi bukan berarti tak punya keinginan. Ia boleh manja, tapi bukan berarti tak bisa berdiri sendiri. Di balik tangis dan keluhannya, Keano menyimpan tekad kecil untuk membuktikan bahwa ia bukan sekadar adik yang harus terus dijaga... melainkan matahari kecil yang ingin bersinar dengan caranya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines