Days With Her

Days With Her

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2026
Di saat hati terasa benar-benar hancur, seperti kehilangan arah dan warna, aku tidak pernah menyangka bahwa "obat" itu akan datang dalam bentuk seseorang yang baru. Bukan dengan janji besar atau kata-kata manis yang berlebihan, tapi lewat hal-hal kecil yang perlahan menenangkan luka yang dulu terasa begitu dalam. Dia hadir tanpa memaksa, tanpa mencoba menggantikan masa lalu, hanya memberi ruang untuk aku kembali percaya bahwa cinta tidak selalu menyakitkan. Bersamanya, aku belajar lagi bagaimana rasanya dihargai, didengarkan, dan dipeluk tanpa rasa takut. Hal-hal sederhana seperti tawa ringan, perhatian yang tulus, dan kehadiran yang konsisten menjadi sesuatu yang begitu berharga. Dia tidak menghapus luka lama seketika, tapi perlahan mengajarkanku bahwa hati ini masih layak untuk bahagia. Dan tanpa kusadari, dari seseorang yang dulu takut untuk jatuh cinta lagi, aku berubah menjadi seseorang yang berani membuka hati. Karena ternyata, obat terbaik dari patah hati bukanlah melupakan, tapi menemukan seseorang yang mampu mencintaimu dengan cara yang lebih lembut, lebih hangat, dan lebih nyata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • NINGRUM
  • Where They All Look At [ END ]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Hot girl
  • SECOND TASTE
  • Dangerous Deal (COMPLETED)
  • Hello, KKN!
  • Almost Married (END)
  • Prahara Lamaran [END]

⚠️UPDATE : Senin - Rabu - Jum'at ... Roselyn telah mengenal Arsen sepanjang hidupnya. Pertunangan mereka adalah keputusan keluarga, tanpa cinta besar, tanpa drama. Hanya sebuah hubungan tenang yang ia terima dengan lapang dada. Bagi Roselyn, itu sudah cukup. Namun sebuah kecelakaan kecil mengubah segalanya. Ketika terjatuh dari tangga dan kehilangan kesadaran, Roselyn bermimpi tentang kenyataan yang tak masuk akal, namun terasa terlalu nyata untuk diabaikan. Roselyn melihat masa depan. Dalam mimpi itu, Arsen adalah protagonis pria dari sebuah novel CEO klasik. Pria dingin dan sempurna yang pada akhirnya akan jatuh cinta pada seorang gadis desa yang menyelamatkannya setelah kecelakaan dan merawatnya saat ia kehilangan ingatan. Sementara Roselyn? Ia bukan tokoh utama wanita. Ia bahkan bukan seseorang yang akan dicintai. Roselyn hanyalah tunangan antagonis. Seorang wanita menyedihkan yang pada akhirnya akan ditinggalkan, dipermalukan, dan dilupakan. ...

More details
WpActionLinkContent Guidelines