Transmigrasi [Khafiaka Amarta Narendra]

Transmigrasi [Khafiaka Amarta Narendra]

  • WpView
    Reads 3,970
  • WpVote
    Votes 505
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 14 hours ago
janga Lupa Vote yahh kalo sukaa sama cerita ini. Bagaimana jadinya jika seorang anak SMA pemalas terlempar ke sebuah novel. Novel yang isinya hanya tentang penderitaan. itulah yang terjadi pada Khafiaka dia terlempar ke dalam Novel berjudul *The Royal Ashes*. Menjadi tokoh yang seharusnya tidak pernah masuk ke dalam plot, bahkan hanya disebutkan dalam deskripsi tokoh utama. "Aduh... males banget gue ngubah-ngubah beginian!". kalo penasaran gimana lanjutannya, silakan baca aja yah..
All Rights Reserved
#89
brothership
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Boy Who Came Back
  • Aku Terbangun Sebagai Anak Guild Master SS
  • KINGDOM EMPEROR
  • the poet
  • Menjadi Karakter Sampingan Yang Harus Menyelamatkan Para Tokoh Novel!
  • Half of Serpent | Antagonist Merman
  • Sacrifice Of Loyalty [✓]
  • Mortals to Oblivion
  • They Think I'm Something Divine
  • Under the Moonlight  |  BROMANCE

Valen Lune Ashford selalu jadi yang paling diingat, bukan apa, tapi karena tanpa kehadirannya, semuanya terasa seperti puzzle yang kehilangan satu kepingnya. Sampai suatu malam, di usianya yang kesepuluh, sebuah kecelakaan mengubah segalanya. Dibawa pergi oleh sang oppa dan oma ke luar negeri demi penanganan medis yang lebih baik, Valen meninggalkan mansion Ashford dalam kondisi koma - dan tanpa disadari, membawa serta satu-satunya hal yang selama ini merekatkan keluarga itu bersama. 8 tahun berlalu. Elias Daddy nya tenggelam dalam kesedihan sehingga menjadikan pekerjaan sebagai pelampiasannya . Lucian sang putra sulung juga mengikuti jejak ayahnya. Sementara Caspian, sibuk dengan kuliahnya. Riven dan Rowan tumbuh menjadi sosok yang tidak butuh siapapun. Dan Ezra - si bungsu yang bahkan tidak sempat punya cukup kenangan dan kasih sayang. Keluarga Ashford tidak hancur. Mereka hanya tidak tau bagaimana cara kembali menjadi seperti dulu, tanpa cahaya mereka. Lalu di suatu siang yang tidak direncanakan siapapun, pintu mansion itu terbuka. "Aku pulang..." Valen yang kini berusia delapan belas tahun, berdiri di didepan pintu rumahnya sendiri - dengan senyum yang hangat, wajah lembut, dan sepasang mata yang melihat keretakan hubungan keluarganya. Kepulangannya mengejutkan semua orang. Menyenangkan sebagian. Dan mengancam satu orang yang selama ini sudah sangat nyaman membangun kerajaannya di atas retakan-retakan itu. Valen memang hangat, lembut, dan manis dengan cara yang membuat siapapun - saudaranya, teman-teman mereka, bahkan orang asing - tanpa sadar ingin melindunginya. Tapi soal keluarga, dia bisa sangat sangat licin. Dia akan melakukan apapun untuk mengembalikan kehangatan keluarga dulu- bahkan kalau itu berarti bermain lebih kotor dari musuhnya, ingat!! apapun akan ia lakukan, bahkan yang mustahil sekalipun. Tapi di balik semua itu, ada satu pertanyaan yang tidak ada yang berani tanyakan keras-keras. Apakah Valen yang pulang ini benar-benar Valen?

More details
WpActionLinkContent Guidelines