BATCH MATE

BATCH MATE

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 14, 2026
Kisah ini mengikuti perjalanan Malik dan Ray, dua profesional perbankan yang terjebak dalam pusaran hubungan rahasia yang destruktif dan obsesi fisik yang mendalam. Di tengah tekanan karier dan persaingan dunia korporasi, ketergantungan Ray terhadap Malik tumbuh menjadi adiksi liar yang akhirnya memicu skandal besar hingga menghancurkan masa depan profesional mereka berdua. Setelah kehilangan segalanya akibat pengkhianatan dan investigasi internal, keduanya memilih melarikan diri dari realitas Jakarta menuju kehidupan sunyi di pesisir selatan, di mana mereka mencoba merajut kembali kepingan hidup yang tersisa di bawah bayang-bayang trauma dan tanda permanen yang takkan pernah hilang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA ARLAN untuk Om revano
  • Tinta Hitam Rumah Tangga
  • Cairan Penghancur Iman
  • BOOK 1 - B  U  A  S    N  Y  A      A  B  I   [bl]
  • Bukan Sekadar Sandiwara
  • TURUN RANJANG - cerita gay
  • Terlarang (21+) G-Story
  • Mudik Bersama Mas Akan
  • Istri muda pak Muji
  • Bound

WARNING 📍cerita ini penuh adegan dewasa bertema LGBT📍 Revano adalah seseorang yang hidup dalam bayang-bayang obsesinya sendiri. Ia bukan sekadar menyukai-ia tenggelam terlalu dalam pada satu sosok yang memenuhi pikirannya siang dan malam. Setiap detail kecil tentang orang itu ia ingat dengan jelas, seolah-olah hidupnya bergantung pada kehadiran sosok tersebut. Di luar, Revano terlihat tenang, bahkan cenderung pendiam. Namun di dalam dirinya, pikirannya terus berputar, dipenuhi skenario, harapan, dan ketakutan yang ia ciptakan sendiri. Ia memperhatikan dari jauh, mengamati tanpa selalu terlihat, merasa memiliki tanpa pernah benar-benar dimiliki. Obsesi itu perlahan mengaburkan batas antara kenyataan dan imajinasi. Apa yang awalnya hanya kekaguman berubah menjadi kebutuhan-sebuah dorongan kuat yang sulit ia kendalikan. Bagi Revano, orang itu bukan lagi sekadar seseorang... melainkan pusat dari dunianya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines