Chasing Grace

Chasing Grace

  • WpView
    Membaca 26
  • WpVote
    Vote 14
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 21, 2026
"Pendosa seperti dirinya tidak layak mendapatkan ampunan ...." *** Keinginan Walter Hayes hanyalah kembali bermusik setelah empat tahun rehat. Melakukan beberapa konser kecil, mengeluarkan satu atau dua album, dan mengucapkan salam perpisahan untuk mengakhiri karir sepenuhnya dengan tenang. Ia sudah tidak layak lagi menjadi seorang musisi. Emily Hill tidak pernah ingin kembali ke panggung musik New York setelah debutnya yang memalukan empat tahun silam. Namun, ketika ditawari berkolaborasi dengan pianis idolanya, ia berubah pikiran. Hanya saja, kolaborasi yang ia pikir akan menyenangkan itu justru membuatnya membenci sang idola. Empat tahun lalu ... ternyata tidak sesederhana itu. Empat tahun lalu ... mereka hanyalah orang asing, tapi dihantui dosa yang sama. Dosa yang entah bagaimana cara menebusnya. *** chantabiles, Dipublikasikan pertama kali di Wattpad pada 14 April 2026. Cover image: Pinterest Edited with: Canva
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#359
sedih
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • R É G A L I S [REVISI]
  • Kembang Desa
  • Almost Married (On Going)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EKSKALASI
  • Define the Relationship
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan