Anatomi Sunyi

Anatomi Sunyi

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
Sebagai detektif dan instruktur kriminologi yang dingin, Bela Merabela memandang dunia sebagai arsitektur cacat yang perlu ia bedah. Baginya, Thaerus Andy-sang kolektor seni sosiopatik-bukanlah ancaman, melainkan material mentah paling sempurna untuk eksperimen kekuasaannya. Merabela memanfaatkan obsesi gila pria itu untuk memburu pembunuh berantai yang meniru metodenya, mengubah Thaerus menjadi senjata yang ia kendalikan sepenuhnya dari balik bayang-bayang hukum. Sambil mencengkeram dagu Thaerus yang berlutut di hadapannya, Merabela berbisik dengan nada mutlak, "Kau bukan subjek yang melarikan diri, Thaerus. Kau adalah tahanan yang secara sukarela masuk ke labirinku, dan di sini, akulah satu-satunya yang memegang kunci untuk setiap napasmu." Dinamika mereka adalah tarian beracun antara otoritas dan penyerahan diri yang menghamba. Tidak ada ruang bagi Adrian untuk memimpin. Setiap langkahnya adalah bagian dari desain besar yang telah Merabela susun dengan presisi. Saat Thaerus menatapnya dengan tatapan obsesif yang mendamba kendali, Merabela hanya memberikan senyum tipis yang merendahkan untuk menegaskan hierarki mereka. Dalam dunia yang penuh dengan simetri berdarah, mereka menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menang adalah dengan saling menghancurkan atau saling memiliki sepenuhnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines