She Was Never His

She Was Never His

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2026
"Jangan bermain manipulasi denganku jika kamu ingin menang, suamiku." Wanita itu mengucapkannya dengan nada dingin yang membuat bulu kuduk Dominic berdiri. Istri yang dulunya ia lihat hanya sebagai alat di manipulasi, di rendahkan, dan di tuntut untuk tunduk padanya rupanya menyimpan kepribadian yang sangat membuat nyali Dominic menciut. Cerita ini di awali dengan perjodohan, Dominic yang menjanjikan janji-janji manis menjijikan di hadapan kedua orang tua Elena untuk menikahinya. Hal ini membuat kedua belah pihak yakni orang tua Dominic dan juga Elena menjadi yakin bahwa mereka akan menjadi pasangan sejati. Sejati, tapi mati adalah makna pernikahan mereka sesungguhnya.
All Rights Reserved
#43
cheat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke'S Red String
  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
  • Transmigration of Lady Antagonist
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Transmigration : children of a tyrannical emperor (BL)
  • TOXIC BOYFRIEND
  • hae-boyp
  • SERAPHINA : I'am The Villainess, So What?
  • De Andere Weg
  • A Family of Villains

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines