Varo & Vira

Varo & Vira

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 14, 2026
Bagaimana jika seseorang yang pernah kamu temui di masa kecil kembali hadir tanpa kamu sadari? ~ Elvaro Zarryan Harding Ketua OSIS yang dikenal dingin, sempurna, dan tak tersentuh. Tak ada yang berani mendekat, tak ada yang benar-benar mengenalnya. Di balik kecerdasannya, ada satu hal yang tak pernah ia pahami yaitu perasaan. Hingga suatu hari, semuanya berubah. ~ Elvira Clarissa Hazel Gadis pindahan dari London yang cantik, cerdas, dan penuh pesona. Terbiasa menjadi pusat perhatian, namun menyimpan sesuatu yang bahkan ia sendiri tak bisa jelaskan. Pertemuan mereka bukanlah kebetulan. Sepuluh tahun lalu, dua anak kecil dipertemukan oleh sebuah insiden sederhana, tangisan di bangku taman, dan sebuah permen rasa leci. Pertemuan singkat itu terlupakan oleh waktu. Atau setidaknya... mereka pikir begitu. Namun ketika takdir mempertemukan mereka kembali, perasaan aneh mulai muncul. Tatapan yang terasa familiar. Kenangan yang perlahan kembali. Dan sebuah hubungan yang tanpa sadar mulai terjalin. Di antara jarak, gengsi, dan rahasia masa lalu Mampukah mereka mengenali satu sama lain? Atau justru... kembali kehilangan, untuk kedua kalinya? "Karena beberapa pertemuan... tidak pernah benar-benar berakhir."
All Rights Reserved
#40
perfectlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Where They All Look At
  • R É G A L I S [REVISI]
  • Kesayangan Mas Juragan!
  • The Imperfect Señorita
  • NINGRUM
  • Kembang Desa
  • Hot girl
  • Almost Married (END)
  • SECOND TASTE

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines