Code Name : 1004

Code Name : 1004

  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
Aizen hanya ingin tahu kebenaran dibalik tragedi setahun lalu yang membuat Trivan (Ketua BlaxRozes sebelumnya) terbaring koma. Untuk itu dia harus menemukan 'Angel', sosok yang ia yakini sebagai satu-satunya saksi kunci yang tersisa. Dalam prosesnya, entah bagaimana Aizen malah berpacaran kontrak dengan Shalova, gadis yang sudah seperti musuh abadinya di sekolah. Dengan kehadiran gadis itu, satu persatu petunjuk mulai muncul kepermukaan. Namun saat kebenaran perlahan terkuak, dapatkah Aizen tetap bertahan pada pendiriannya? Cast : | Aizen Rivaille Wistara | Shalova Tatiana Rahagi | | Rakytama Fabian | Jayero Janitra | Hexa Danuarta | Restara Juana | Archen Leviano | Zidanny Sauffar | Catharina Batari | Aurora Adinatha | [VISUAL NCT DREAM] - BlaxRozes - Gardenia - Dream Squad -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines