The Beat I Never Meant to Win [MARJAMES]

The Beat I Never Meant to Win [MARJAMES]

  • WpView
    Reads 11,159
  • WpVote
    Votes 1,731
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2026
Di Arlington Prestige High School, reputasi adalah segalanya. Dan Maverick Erickson Park punya semuanya. Tampan, populer, kaya, dan tidak pernah gagal mendapatkan apa yang dia mau. Sampai dia bertemu satu orang yang menolak untuk jatuh. Jovan Chou. Berandalan sekolah, keras kepala, dan-menurut Maverick-terlalu menarik untuk diabaikan. Semuanya dimulai dari satu taruhan bodoh. Dua minggu. Bikin Jovan jatuh cinta. Lalu tinggalkan. Harusnya gampang. Tapi masalahnya- Jovan bukan tipe yang bisa dipermainkan. Dan Maverick bukan tipe yang seharusnya jatuh duluan. Di tengah fake relationship, rumor yang makin liar, dan masa lalu yang mulai muncul ke permukaan- garis antara pura-pura dan nyata mulai kabur. Dan saat semuanya akhirnya terungkap... yang tersisa cuma satu pertanyaan: siapa yang sebenarnya sedang bermain... dan siapa yang sudah kalah sejak awal? _ ⚠️ WARNING Cerita ini mengandung: bahasa kasar, kata-kata kotor, konflik remaja, sedikit kekerasan, serta dinamika hubungan yang toxic, chaotic, dan penuh emosi. Tidak semua karakter memiliki sikap yang patut dicontoh. Baca dengan bijak, jangan baper berlebihan 😉.
All Rights Reserved
#217
james
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SHORELINE [MARJAMES] ✅
  • DOMINION [MJ ARCHIVE]
  • Contract Relationship [MARJAMES]
  • SOREN [MJ ft. Seonghyeon]
  • Perasaan yang tak sama. || Marjames Hoonjames
  • Chronicles of the Five Parks
  • BOKEM! | Baby Keonho ft. MarJames
  • Titik Diujung Doa [MarJames]
  • The Young Guy And His Gorgeous Aunt 🎀
  • Stuck With You (Marjames) ✔️

Bagi James Adiwangsa, Jakarta adalah luka yang basah oleh hujan badai. Dalam satu detik yang mematikan, ia kehilangan ayahnya, dunianya, dan rasa amannya. Membawa trauma mendalam, James terpaksa mengikuti bundanya pindah ke sebuah desa nelayan terpencil. Tempat yang ia anggap sebagai "pembuangan" yang panas, amis, dan menyebalkan. James berjanji tidak akan pernah membiarkan siapa pun mendekat lagi. Ia membangun tembok tinggi dengan sikap ketus dan kacamata hitamnya. Namun, ia tidak memperhitungkan kehadiran Martin, seorang raksasa setinggi 190 cm dengan tawa yang menggelegar dan hati seluas samudera. Di antara aroma mawar toko bunga bundanya dan bau ragi dari dapur bakery desa, James dipaksa menghadapi ketakutannya. Saat rahasia peninggalan ayahnya ditemukan di sebuah tebing tersembunyi, James harus memilih, terus meringkuk dalam gelapnya masa lalu, atau membiarkan sang raksasa membimbingnya pulang menuju cahaya. "Sebab di tempat ini, laut bukan lagi kuburan bagi masa lalumu, melainkan titik temu di mana langit dan cintamu kembali menyatu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines