REMBULAN BERDARAH

REMBULAN BERDARAH

  • WpView
    Membaca 20
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 24, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Rembulan Berdarah. Bulan purnama yang lupa caranya jadi putih. Dia milih merah. Merah kayak peringatan. Kata Ayah: "Jangan keluar pas purnama." Sayangnya, aku udah terlanjur keluar. Di bawah cahayanya ada dia - pria dengan mata perak yang bisik, "Aku bukan manusia, Arunika. Lari." Tapi ada juga yang lain. Yang hangat, yang janji bakal nikahin aku sebelum bulan kembali putih. Masalahnya? Satu bakal ngebunuh aku pelan-pelan. Satu lagi bakal mati buat ngelindungin aku. Kalau aku mati, dia ikut mati. Kalau aku milih, satunya hancur. Kamu jadi aku, pilih yang mana?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#18
fantasiromantis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kembang Desa
  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan