"Gadis Sakura" begitulah mereka memanggil sosok kecil bernama Anastasia Lillia, di desa yang menjadi tempat kelahiran Lillia.
Bagi Lillia, Pohon Sakura adalah keindahan pertama yang mampu mengikat hatinya. Di setiap kedatangan Musim Semi, kelopaknya yang berwarna Merah Muda akan berguguran, menciptakan suasana begitu lembut dan tenang. Ia akan duduk diam di bangku kayu tua, membiarkan kelopak bunga turun di atas rambutnya, seolah-olah dirinya adalah bagian dari keindahan pohon sakura.
Namun, ketika perceraian kedua orang tuanya terjadi, seketika merah muda di dunia Lillia memudar. Musim Semi tak lagi terasa manis, dan Pohon Sakura pun seolah kehilangan pesonanya. Ia tak lagi datang, tak lagi memandang.
Di tengah kehampaan dan masa-masa paling gelap dalam hidupnya, keajaiban aneh terjadi. Semua boneka di kamarnya yang menjadi saksi bisu kesepiannya, tiba-tiba bernyawa. Mereka berbicara, mereka menemaninya, menawarkan janji. Yaitu dunia di mana tak ada rasa sakit. Perlahan, Lillia larut dan tenggelam di dalamnya.
Panggilan "Gadis Sakura" perlahan hilang ditelan waktu. Semakin dalam ia tenggelam, batas antara kenyataan dan mimpi menjadi semakin kabur. Ia terperangkap dalam sebuah ilusi yang begitu indah namun penuh dengan kepalsuan.
Kini, pertanyaannya tinggal satu.
Mampukah ia keluar dari labirin mimpi itu? Dan akankah keindahan pertama yang pernah ia kagumi, Pohon Sakura yang setia menanti, menjadi cahaya yang membawanya pulang kembali?
(Menulis hanya untuk have fun. Dan upload bab, jika ada mood. Xixixi...)
All Rights Reserved