The Bloom That Devours the Throne

The Bloom That Devours the Throne

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
DILARANG DUPLIKAT ‼️ By Author Depita F ✨ Di balik dinding emas Kerajaan Aurelion Virelith, bunga-bunga tidak pernah layu. Putri Celestia tumbuh sebagai simbol kesempurnaan-cantik, lembut, dan dicintai semua orang. Namun sejak kecil, ia sering bermimpi... Tangan berlumuran darah, Suara yang memanggilnya dari dalam dirinya sendiri, Dan bunga... yang mekar dari tubuh manusia. Ketika ulang tahunnya yang ke-17 mendekat, keanehan mulai terjadi... Satu per satu rahasia kerajaan terbongkar. Dan Celestia menyadari satu hal mengerikan... Dia bukan pewaris tahta...Dia adalah akhir dari segalanya.
All Rights Reserved
#42
hiddenidentity
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Family of Villains
  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
  • When The Villain Called Me Mother
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Marked by the Dragon
  • The Duke'S Red String
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • ATEYA

Eris terbangun di tubuh wanita hamil, seorang villainess yang akan mati di tangan anaknya sendiri tujuh bulan dari sekarang. Tanpa kekuatan, tanpa sekutu, Eris terjebak dalam keluarga yang tak pernah dia bayangkan, tiga anak laki-laki yang tumbuh menjadi calon villain dalam kisah berikutnya, dan sang suami, Grand Duke Kael Valerius, villain yang selama ini hanya mengakui satu orang di dunianya: tokoh utama wanita. Eris hanya ingin kabur dan bertahan hidup. Namun saat retakan dunia mulai melahirkan monster, dia justru terikat pada kekuatan yang besar, dan semakin dalam terseret ke keluarga yang seharusnya dia hindari. Semakin dia mencoba pergi, semakin dia terjerat oleh anak-anaknya sendiri, dan ... oleh suami yang tak pernah berniat melepaskannya. * @atarazavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines