I was Idle and Cool

I was Idle and Cool

  • WpView
    Reads 633
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 90
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Novel Terjemahan (NOT MINE, cerita sepenuhnya milik penulis) Judul: I was Idle and Cool / 我本闲凉 (Wǒ běn xián liáng) Author: Shi Jing (时镜) Chapter : 214 + 1 ekstra chapter Sinopsis: Bereinkarnasi sebagai janda dan menjalani kehidupan bangsawan? Kedengarannya bagus. Hanya perlu mengajari anak-anak, minum anggur, mendengarkan opera, dan bahkan diam-diam memelihara beberapa anak anjing-serigala saat senggang. Heh, jangan terlalu nyaman gitu. Lu Jinxi menggerakkan sempoa emasnya hingga berdenting keras, tapi siapa sangka perhitungan manusia tak sebanding dengan perhitungan langit ? Sekilas, pria di dalam gambar itu tampak seperti iblis berkulit manusia. Ia berharap bisa mencabik-cabiknya dan menelannya hidup-hidup. Namun, setelah kehabisan akal, ia justru memintanya untuk menikah lagi. Putra selir yang pincang itu ternyata adalah mantan putra mahkota-pria yang penuh rahasia dan diam-diam menginginkan sang ibu. Yang lebih mengerikan lagi adalah... Suami yang telah meninggal di medan perang selama enam tahun kembali dari kematian.
All Rights Reserved
#79
cnovel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Yes!
  • (Not) BELONG TO YOU
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Sweetly Tied
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Under The Authority Of Senopati
  • Out of Reach (Selesai)
  • Night Calls
  • Círculo del Destino

Dua orang yang menyerah dengan urusan jodoh memutuskan untuk berhenti mencari sendiri. Layla (F29) selama ini merasa menjadi "FUN GIRLFRIEND" dan tidak menjadi pilihan untuk dipinang. Jiwa (M31) terlalu sibuk di proyek pipeline di tengah hutan dan ingin cepat menikah karena suatu alasan. Satu kalimat ceplas-ceplos dari tante mereka mengubah pertemuan biasa menjadi awal yang tak terduga. Kadang, saat hati sedang lelah, semesta justru mempertemukan dengan seseorang yang tak direncanakan. Cover by: Narra

More details
WpActionLinkContent Guidelines