Dari Acha dan Echa, Ini Pesan Untukmu

Dari Acha dan Echa, Ini Pesan Untukmu

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 18, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Growth and Self-Discovery
Mental Health and Neurodiverse
"I hope, everything gonna be okay, everything is stable, dan... kita bisa mewujudkan mimpi pertama kita, Tuhan gak pernah tidur, Cha, pasti ada kok peluang kita buat melanjutkan studi." Mimpi itu tidak terkubur, tetapi terpendam sementara. Himpitan ekonomi membuat dua sahabat karib ini memiliki nasib yang serupa. Mereka merelakan mimpi besar yang ada dalam diri mereka. Demi keluarga, dan bagi mereka keluarga adalah hal yang sangat mereka utamakan, sekaligus menjadi titik rapuh mereka. Dari Acha dan Echa, Ini Pesan Untukmu Pejuang #SandwichGeneration ⚠️ Dilarang mengutip/menyalin isi dari karya ini tanpa seizin penulis ⚠️ Start : 4 Januari 2026 Published : 18 Juni 2026 © 2026 Agni Baskara
All Rights Reserved
#916
college
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wismatama
  • Ritual Rasa
  • ONESHOOT [BP]
  • na ja [END]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Luk Telu Belas
  • Lysander Lowell De Villiers
  • ELION
  • Sastru Pinanganten
  • Jadi Anak Haram?

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

More details
WpActionLinkContent Guidelines