will i find my home?

will i find my home?

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
Avya tidak mengerti. "Apa salah ku?" "mengapa seperti ini?" 2 pertanyaan itu seolah selalu berputar di kepalanya. Semua orang yang Avya anggap "dekat" perlahan-lahan menjauh tanpa sebab. Menyakiti tanpa henti. Hingga menimbulkan rasa takut, trauma bahkan trust issue. Namun, saat ia mulai bangkit dan menemukan hubungan seperti yang sangat ia impikan, sebuah masalah kembali datang. Orang yang sangat amat ia sayangi memberikan sebuah bom besar kepada dirinya. Orang yang tidak pernah sekali pun ada dipikiran Avya akan memberikan rasa sakit yang bertubi-tubi. Rahasia yang selama ini di jaga dengan rapat didalam "rumahnya" akhirnya terbongkar. Fakta yang seharusnya bukan menjadi rahasia harus di rahasiakan dari Avya tanpa ia tahu mengapa. "mengapa harus dirahasiakan? apa salah aku?" Avya tidak tahu, bagaimana ending dari semua perjalanan hidupnya ini. Haruskah ia menerima dan kembali untuk berani membangun "rumah" dengan melawan semua rasa sakit, takut bahkan trauma yang sudah ada pada dirinya?
All Rights Reserved
#946
highscool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUKTI AGUNG
  • Tsundere Maniak Susu
  • Halo Gus!!
  • After the Fall
  • Bodyguard Salah Alur
  • PERIHELION
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • The Lost Cael (Selesai)
  • ENVELOVE
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]

(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.

More details
WpActionLinkContent Guidelines