Mendera  Dara

Mendera Dara

  • WpView
    Reads 748
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing18h 34m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
Di bawah rimbunnya kanopi pohon kamboja TPU Tanah Kusir, Udara Fajar Perkasa menanggalkan zirah pualamnya. Jauh dari kemegahan Menara Nusantara Mas lantai enam puluh, sang CEO raksasa yang selalu tampil dingin itu luruh menjadi manusia biasa di depan pusara cinta pertamanya, Dharma Pratama. Kunjungannya sore ini bukan sekadar ziarah pelipur lara, melainkan sebuah monolog sunyi dari seorang pria yang perlahan-lahan tercekik oleh kesepian absolut. Di hadapan nisan bisu itu, Dara menelanjangi kekosongan jiwanya yang paling gelap. Sebuah pengasingan psikologis yang tak kasatmata namun konstan telah mematikan sisa-sisa harapan di dadanya. Dara memiliki postur raksasa yang mampu mengintimidasi siapa pun di ruang rapat, namun di dalam, jiwanya mengerut kedinginan tanpa ada satu pun tempat untuk berlabuh. Tidak ada musuh yang secara frontal menyerangnya; ia dibunuh secara perlahan dengan cara dibuat merasa tak kasatmata dan tidak relevan di dalam kerajaannya sendiri. Saat senja mulai turun menyelimuti Tanah Kusir, Dara akhirnya menelan realitasnya yang paling beku. Tidak ada satu pun tangan di dunia ini yang sudi menopangnya. Ia bangkit meninggalkan makam Dharma, mengenakan kembali topeng porselennya yang kaku. Dara melangkah pergi menyongsong kegelapan ibu kota, menyadari sepenuhnya bahwa ia harus memimpin imperium Nusantara Mas sendirian, meniti tali tipis kewarasan sebagai seorang raja yang bertakhta dalam isolasi abadi.
All Rights Reserved
#16
ceritahomo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dua matahari
  • Villainess's Vengeance ~ A Rebirth Story
  • The Forgotten Wife
  • the eternity origins : KKN karang Satru
  • රදළ | The Kandyan Aristocrats
  • "ကိုယ့် ဘဝ အခရာ"
  • Simple and Sweet [Chaos Series Part 1]
  • hikayat rumah kembang sepatu
  • rumah kembang sepatu
  • AAROHI : HIS FORCED WIFE

Jakarta memiliki dua matahari yang tak seharusnya berpapasan. Di puncak menara gading, ada Julian Bagaskara, "Matahari Harapan Bangsa" yang bersinar terang namun tercekik oleh citra sempurnanya sendiri. Di aspal jalanan yang keras, ada Weruh Srengenge, "Matahari Jalanan" yang membakar kulit dengan realitas pahit ibu kota. Ketika sebuah ledakan meruntuhkan panggung sandiwara politik, Julian terlempar dari singgasananya ke boncengan motor butut Weruh. Pelarian ini menyeret Sang Capres masuk ke labirin gang tikus Jakarta, memaksanya menatap silau kebenaran di mata Weruh. Ini adalah kisah tentang dua cahaya yang bertabrakan di tengah kekacauan: satu yang menyilaukan mata, dan satu yang menghangatkan jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines