Aromatherapy Candle Sins

Aromatherapy Candle Sins

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Apr 27, 2026
"Cahaya adalah penyamar yang agung. Ada binarnya yang turun dari langit untuk membasuhmu dalam kesucian tanpa celah, namun ada pula pendar yang lahir dari rahim kegelapan-sebuah fatamorgana yang hanya ingin menjeratmu dalam halusinasi semu. Ketahuilah, indramu diciptakan begitu sempurna, namun ia adalah gerbang yang rapuh. Hanya butuh seulas aroma yang memikat untuk meruntuhkan kewaspadaanmu, membuatmu terlena dalam pelukan wangi yang sebenarnya adalah racun. Jangan terkecoh; semua keindahan ini hanyalah hamparan bunga semu yang menutupi jurang kehancuran. Begitu kau mengutamakan nafsu duniawimu, kau bukan lagi pengejar cahaya, melainkan mangsa yang sedang berjalan menuju api."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Billionaire Prison
  • DESTROYED IN DESIRE | 🔞 |DARKROMANCE🖤
  • 𝐂𝐀𝐍𝐃𝐘 𝘛𝘳𝘢𝘯𝘴𝘮𝘪𝘨𝘳𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯 [𝐄𝐍𝐃]
  • Crazy Obsession
  • Lyorend   [ ON GOING ]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Transmigrasi Kakak Antagonis (Revisi)
  • Rembung Sengkolo
  • who i am?
  • SPION

[Budayakan VOTE Sebelum Membaca] The Billionaire Prison [Love is Difficult] "Apa yang kau katakan hingga ibuku berencana untuk menikahkan kita? Kau yang menghasut dia? Kau pikir kau siapa hingga bermimpi untuk menjadi pasangan ku?" Anna terdiam sejenak. Dia tidak sepenuhnya terkejut dengan reaksi Armand atas berita ini. Tapi dirinya tersinggung akibat tuduhan yang tidak mendasar dari lelaki itu, menuduhnya menghasut Diana, apa dia tidak berpikir sebelum bicara? "Rencanaku?___ asal kau tau, aku juga tidak menginginkan ini. Kau pikir aku mau untuk tinggal bersama iblis seperti mu?" Entah keberanian dari mana, tiba-tiba kata-kata itu keluar dari mulutnya. Armand yang mendengar itu langsung meraih paksa wajah Anna, mencengkram pipinya dan membuat wanita itu menatap kearahnya. "Iblis? Ya, kau benar dan kupastikan kau akan ku jerumuskan ke dalam penderitaan." ucapnya lalu membuang wajah Anna dengan kasar. Nadanya penuh dengan keseriusan membuat Anna sedikit gugup. "Ku perintahkan padamu untuk jangan bermimpi untuk menjadi istriku. Tolak semua rencana itu besok dan segera keluar dari sini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines