Doyan Cewek, I Am A Boy! [On Going - 18+]
Pas pertama kali Hensey masuk, dia langsung tahu. This is it. Hangat, sempit, pas. Rasanya kayak pulang ke tempat yang seharusnya. No denial. Di situ dia sadar, ini rumah yang paling jujur buat dirinya.
Doyan Cewek, I Am A Boy bukan cerita playboy lebay yang sibuk ngejar spotlight atau validasi. Ini cerita tentang Hensey, seorang pilot yang memang suka perempuan. Plain and simple. Bukan buat pamer, bukan buat pencitraan, tapi karena hidupnya memang selalu berjalan bareng mereka. With all the mess that comes with it.
Loving women, for Hensey, always comes with jealousy. A lot of it. Bukan cuma dari dirinya sendiri, tapi juga dari perempuan-perempuan yang genuinely care. Ada yang cemburunya halus, ada yang silent, ada juga yang meledak tanpa perlu banyak drama. Semua itu ninggalin traces, dan Hensey nggak pernah benar-benar lupa.
Di hidupnya, ada tawa, ada heartbreak, ada momen di mana dia low-key lost, lalu ngetawain dirinya sendiri. Comedy happens, bukan karena dia pengin lucu, tapi karena itu satu-satunya cara buat survive. Dengan segala dosa dan human flaws yang dia sadari betul di hadapan Tuhan, Hensey tetap dikasih ruang buat enjoy the ride.
As long as tomorrow still shows up, dia pilih buat welcome every surprise with a smile. Karena buat dia, hidup feels better ketika ada perempuan-perempuan yang walk with him. Nggak selalu buat stay. Sometimes they're just there to teach him something, then leave.
Senyumnya muncul. Tipis, agak nakal. The kind of smile that says he knows life is messy, and he's okay with that.
Catatan buat pembaca:
Cerita ini clearly buat pembaca dewasa. Kalau kamu baca sambil nyengir atau mikir, "kok relate ya," that's on you. Dan please, don't be a silent reader. Talk. Share. You never know what kind of story comes out of a simple conversation.