Kegagalan cinta yang dialami berkali-kali oleh seorang perempuan bernama Karina Nadisa, sang penyiar radio berusia 26 tahun, tentu membuatnya enggan berurusan lagi dengan yang namanya cinta. Trauma itu melekat kuat pada dirinya. Bahkan ia berpikir, kalau-kalau ia tidak menikah pun tidak masalah. Mungkin itu lebih baik, dan tentu lebih membuatnya waras. Namun, sang ibu memiliki harapan berbeda. Melihat putrinya yang semakin menjauh dari pernikahan, ia pun mengambil langkah nekat dengan menjodohkannya dengan anak dari sahabat lamanya.
Di sisi lain, laki-laki yang akan dijodohkan dengannya ternyata adalah pendengar setia siaran radionya. Seorang pria yang juga tidak pernah beruntung dalam kisah cinta. Kisah terakhirnya berujung tragis, karena diputuskan hanya karena mengajak kencan ke pasar malam. Sejak saat itu, ia sering mengirim pesan kepada sang penyiar untuk mencurahkan isi hatinya yang tak pernah bisa ia utarakan pada siapa pun.
Takdir mempertemukan mereka dalam sebuah perjodohan. Mereka hidup sebagai dua orang asing yang terikat status. Namun perlahan, hal-hal kecil mulai mengubah segalanya. Perhatian sederhana dan kehadiran yang diam-diam menenangkan menjadi dasar munculnya benih cinta di antara keduanya.
Lucunya, sang suami masih setia mengirim pesan kepada penyiar favoritnya-menceritakan tentang istrinya, tentang kehidupan barunya, bahkan tentang perasaannya yang mulai berubah. Ia tidak tahu bahwa penyiar itu adalah perempuan yang setiap hari ada di rumahnya.
Hingga suatu hari, kebenaran terungkap.
Di saat perasaan mulai tumbuh, rahasia besar justru terbuka. Kepercayaan dipertanyakan, dan hati yang perlahan pulih kembali diuji. Akankah mereka memilih bertahan dan menerima kenyataan... atau justru kembali menjauh, seperti cinta-cinta yang pernah gagal sebelumnya?
***
Selamat membaca, selamat berkelana dengan segala adanya ❤️
All Rights Reserved