Drowned In The Flash

Drowned In The Flash

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 21, 2026
Di tengah gemerlap lampu kilat dan sorak-sorai jutaan penggemar, takdir menyeret Aureria Valenxi Alverick ke dalam jangkauan radar Letnan Satu Gavriel Zarchiras. Pertemuan mereka bukanlah sebuah romansa, melainkan sebuah kecelakaan di atas kapal militer yang membuat keduanya terjebak di dek terkunci. Namun, di dunia yang haus akan sensasi, momen yang sebenarnya hanyalah kesialan teknis itu, berubah menjadi skandal besar ketika lensa wartawan membekukan posisi mereka dalam sudut pandang yang keliru. ​Saat reputasi mereka mulai tenggelam di bawah tekanan publik, Gavriel menolak untuk goyah. Baginya, badai fitnah ini tak berbeda dengan ancaman di samudera, di mana ia tetap berpegang teguh pada prinsipnya: "𝘋𝘪 𝘭𝘢𝘶𝘵, 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘨𝘶𝘢𝘯. 𝘚𝘢𝘵𝘶 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘨𝘨𝘦𝘭𝘢𝘮𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘭𝘶𝘳𝘶𝘩 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘭. 𝘉𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱-𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘩𝘰𝘳𝘮𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘳𝘶𝘩𝘬𝘢𝘯, 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘨𝘳𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶-𝘴𝘢𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘳 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘳𝘦𝘵 𝘢𝘳𝘶𝘴."
All Rights Reserved
#28
highsociety
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where They All Look At [ END ]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Dangerous Deal (COMPLETED)
  • Hello, KKN!
  • Réunion (First Meet to Lover)
  • Mr. Wrong✔️
  • Almost Married (END)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • NINGRUM
  • I Won't Be the Tragic Fiancée

Liora Kairen Elvaris hanyalah seorang gadis biasa dari dunia nyata yang menghabiskan waktunya menyelami barisan kata dalam novel populer, We Love You Anantasya. Hingga sebuah tragedi mengakhiri hidupnya secara tiba-tiba, dan ia terbangun di semesta yang sama persis dengan buku yang pernah ia baca. ​Namun, takdir sedang bermain gila. ​Ia bukan Anantasya, sang protagonis yang dicintai semesta. Ia bahkan bukan karakter pendukung yang memiliki dialog. Liora hanyalah sebuah anomali-seorang figuran tanpa nama yang seharusnya menjadi latar belakang yang terlupakan dan terkubur oleh hiruk-pikuk alur cerita. ​Seharusnya, ia tetap menjadi bayangan. Tapi Liora memiliki senjata yang tidak dimiliki siapa pun: ia tahu setiap rahasia yang terkubur, ia tahu akhir dari setiap napas karakter, dan ia tahu takdir kejam yang sudah tertulis di atas kertas ​Dengan pengetahuan itu, Liora mulai melangkah. Ia menyusup ke dalam lingkaran Obsidian Order, geng motor paling berbahaya dan berpengaruh yang dipimpin oleh lima pemuda dengan jiwa yang rusak. ​Mereka dingin. Tajam. Pendiam. Berbahaya. Dan mustahil untuk didekati. ​Namun, kehadiran Liora yang tidak terduga perlahan mulai meretakkan tembok pertahanan mereka. Sesuatu yang seharusnya kaku, mulai berubah. Sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada dalam naskah asli, kini tumbuh menjadi obsesi. Satu per satu, mata-mata yang semula menatap Anantasya, mulai beralih menatapnya. ​Bukan karena tuntutan alur cerita. Bukan karena paksaan takdir. Melainkan karena magnet asing yang bahkan tidak bisa mereka mengerti. ​Di dunia di mana Anantasya seharusnya menjadi matahari, kini semua orang mulai menyadari satu hal yang mutlak: Pusat dari semesta ini telah berpindah. ​Dan semua mata kini hanya tertuju pada satu arah. Ke arahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines