Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Reditus | Ahn Keonho

Reditus | Ahn Keonho

  • WpView
    Leituras 320
  • WpVote
    Votos 119
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jul 24, 2026
WpInfo
Fanfic
Universo Alternativo (AU)
Personagem Original (OC)
Mistério
Aconchegante
Bagaimana kalau jiwamu keluar dari tubuh dan ragamu malah diisi oleh hantu gentayangan yang hobi nyolot? Shena terpaksa harus merelakan tubuh manusianya diisi oleh Rigel, sementara ia sendiri terlempar menjadi sosok tak kasat mata yang melayang pasrah di samping raganya sendiri. Mau tidak mau, mereka yang tidak pernah akur ini terpaksa harus bekerja sama agar semuanya kembali normal; Rigel harus keluar dari sana, dan Shena harus merebut kembali raganya. Namun, semakin mereka menggali petunjuk untuk menyelesaikan masalah ini, semakin mereka terseret ke dalam teka-teki yang aneh. Siapa sangka, di balik insiden keluarnya jiwa Shena, ada rahasia kelam tak terduga yang selama ini tersembunyi rapat di lingkungan kampus mereka. _________________ ⚠️15+ ⚠️Note: Seluruh karakter, tempat, dan alur cerita dalam cerita ini adalah murni hasil imajinasi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, latar belakang tempat, maupun kejadian, hal tersebut adalah unsur ketidaksengajaan belaka.
Todos os Direitos Reservados
#44
eomseonghyeon
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • A Calm Love (Ahn Keonho)
  • 𝐎𝐑𝐈𝐎𝐍
  • À La Carte: What you like to order? ┃A cortis Au
  • Dear Ex
  • Cinta dan Rahasia
  • Panduan : 10 Meter Dari Bima
  • Selaskar Anarki
  • A Sorrow Between Us
  • The Staircase Curse || Martin of Cortis ☆
  • Didn't We?

Sasmaya tidak pernah benar-benar merasa "hidup" di hidupnya sendiri. Bangun, sekolah, pulang, ia selalu mengikuti arus tanpa berani memilih jalannya sendiri. Lalu datanglah kalendra ke dalam hidupnya, Kalendra yang berisik, yang penuh energi, dan sama sekali tidak kenal kata "batas." Tanpa permisi, ia menarik Sasmaya keluar dari zona nyamannya yang selama ini perempuan itu jaga. Perlahan, Sasmaya pun menyadari betapa mati rasanya ia sebelum bertemu kalendra. written by senikala

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo