We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Nocturne Tides; Pasang Surut Malam

Nocturne Tides; Pasang Surut Malam

  • WpView
    Reads 2,488
  • WpVote
    Votes 329
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
Raden Mas Sandekala Rojosasmito-Kala, hanya punya satu tujuan: melindungi keluarganya dari kehancuran total. Kerajaan telah jatuh. Keraton tak lagi menjadi pusat pemerintahan. Menjalani bisnis real estate dan properti-Kala siap melakukan apa saja demi keberhasilan. Memohon bantuan pada leluhur dan penjaga Pantai Selatan. Maka datanglah Kemuning Buih, Dewi Laut cantik yang mematikan, seenaknya, semena-mena, super manja, dan angkuh luar biasa. Buih menjanjikan segalanya: kekayaan, kekuasaan, perlindungan. Tapi ada harga yang harus dibayar. Permintaan pertama sederhana, tetapi mematikan: "Serahkan dirimu. Nikahi aku." Pun, Kala terjebak, antara ambisi yang membara dan pernikahan dengan makhluk yang tak bisa ditolak-sekaligus tak bisa dipercaya sepenuhnya. tag: folklore, mitos, fiksi, dark fantasy, dark romance, lokal
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Asmaranala
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor

Aveline Rosenthal de Arcyne mati sebelum mahkota menyentuh kepalanya. Dikhianati oleh kaisar yang ia cintai. Ketika ia mengulang kehidupan, Aveline tetap melangkah menuju istana, bukan untuk mengubah nasib, melainkan untuk mengendalikannya. Tunangan itu palsu. Mahkota itu umpan. Dan para pria yang dulu melindungi Seraphielle si gadis bermuka dua. Aveline akan merebut mereka satu per satu. Bukan demi cinta, melainkan demi balas dendam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines