ATTENTION PLEASE
This story is available in both English and Indonesian.
Indonesian is my first language, but for some reason, writing in English has always felt more natural to me, especially when it comes to bringing emotions to life.
****
Mercy Rosewood mewarisi segalanya yang bisa dibeli oleh uang-
kecuali dua orang yang paling ia butuhkan.
Setelah kematian mendadak kedua orang tuanya dan tekanan tanpa henti dari media, Mercy memutuskan meninggalkan kehidupan lamanya. Dengan kesedihan yang masih menetap di dadanya dan beban nama besar keluarga Rosewood di pundaknya, ia menghilang ke Barga, sebuah kota kecil yang tersembunyi di perbukitan berhutan Tuscany, Italia.
Di sana, ia membeli sebuah rumah kecil di pinggir kota dan berjanji pada dirinya sendiri hanya satu hal:
kehidupan yang normal.
Tanpa sorotan.
Tanpa warisan keluarga.
Tanpa bayang-bayang masa lalu.
Namun Barga jauh dari kata biasa.
Di balik jalanan batu tua, hutan lebat, dan tradisi yang dibisikkan dari generasi ke generasi, kota itu menyimpan rahasia yang jauh lebih tua dari yang bisa dibayangkan Mercy.
Dan beberapa rahasia itu-
sudah mulai mengawasinya.
Karena Mercy tidak datang ke Barga secara kebetulan.
Dan di kota tempat tidak semua hal benar-benar manusia,
mungkin untuk pertama kalinya Mercy akan menyadari bahwa dirinya tidak pernah benar-benar ditakdirkan untuk menjadi miliknya sendiri.
Ia diciptakan untuk dirinya.
*************
All Rights Reserved