Iron Roses

Iron Roses

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 21, 2026
Di kota Ardelya, ada satu aturan yang tidak pernah ditulis- Jangan pernah melawan Iron Roses Dipimpin oleh Alya yang dingin dan tak tersentuh, serta Deca yang liar dan penuh api, geng motor ini adalah bayangan yang menguasai malam Mereka tidak takut Mereka tidak kalah Dan mereka tidak punya masa depan Sampai masa lalu itu kembali Nama yang seharusnya sudah hilang-Sable-muncul membawa luka lama, rahasia, dan alasan untuk menghancurkan segalanya Di tengah kekacauan itu, dua orang datang dari arah yang tak terduga- Raven, yang menyimpan kebenaran tentang Alya Zevran, masa lalu yang belum selesai bagi Deca Balas dendam berubah jadi perang Kekuatan mulai retak Dan hati yang seharusnya mati... mulai merasakan lagi Sekarang mereka harus memilih: Tetap menjadi monster yang ditakuti semua orang- atau belajar menjadi manusia... sebelum semuanya terlambat Karena di dunia ini, tidak semua orang yang kembali... datang untuk menyelamatkan
All Rights Reserved
#87
ruka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • After the Fall
  • Halo Gus!!
  • MUKTI AGUNG
  • ENVELOVE
  • Tsundere Maniak Susu
  • PERIHELION
  • The Lost Cael (Selesai)
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]
  • Bodyguard Salah Alur

Mati konyol ditabrak truk adalah satu hal, tapi terbangun sebagai tunangan seorang psikopat kaya raya adalah hal lain. Glacey terjebak dalam tubuh gadis yang ditakdirkan mati di tangan tunangannya sendiri, Elang. Masalahnya, Elang bukan sekadar tampan, dia adalah antagonis red flag berjalan yang terobsesi setengah mati pada si protagonis suci, Aurora. Saat Elang mengamuk dan menghancurkan apartemen karena cinta tak berbalas, Glacey tidak menangis ketakutan. Baginya, setiap vas bunga yang pecah adalah peluang emas. "Elang, kalau uangmu jadi beban untuk mendapatkan cinta Aurora yang sederhana, buang saja padaku. Aku rela menderita demi kekayaanmu!" Di antara ancaman pembunuhan yang mendebarkan dan momen kemesraan Elang-Aurora yang membuatnya mual, Glacey sibuk menguras brankas, mengoleksi Rolex, dan mengisi Black Card. Rencananya sederhana: Kumpulkan uang sebanyak mungkin, lalu kabur sebelum plot kematian menjemputnya. Namun, mampukah Glacey tetap menjadi "bayangan" saat Elang mulai curiga kenapa tunangannya jauh lebih mencintai emas batangan daripada nyawanya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines