The Quiet Between

The Quiet Between

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
Dua belas tahun setelah kelulusan SMA, Jemala Purnakasih telah membangun hidup yang tampak utuh-pekerjaan yang stabil, ritme yang teratur, dan versi dirinya yang jauh dari gadis pendiam yang dulu diam-diam jatuh hati. Sabian Purwaka Widjatmoko, yang dahulu hanya bisa ia kagumi dari kejauhan, kini bukan lagi bayangan yang tak bisa ia jangkau, melainkan wujud dari semua harapan serta doanya beberapa tahun lalu yang sudah tidak lagi ia ungkit. Pertemuan mereka kembali hadir sebagai sesuatu yang yang melegakan namun juga begitu menakutkan-a quiet collision of two lives that never truly intersected, yet never fully let go. Percakapan mereka yang dahulunya tak pernah benar-benar selesai, keduanya dihadapkan pada satu realita yang membuat mereka selalu bertanya: bukan tentang apa yang pernah mereka rasakan, melainkan apakah perasaan itu masih memiliki tempat di masa kini. Because sometimes, what lingers is not love- but the silence that comes after it was never spoken.
All Rights Reserved
#278
fiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • DeStiny..(End✅)
  • memories
  • SHARE MY BODY WITH A ...
  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Villain's Mother
  • Almost Married (END)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines