ALIBI | XODIAC

ALIBI | XODIAC

  • WpView
    Reads 1,429
  • WpVote
    Votes 192
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2026
WpInfo
Fanfic
Kpop
Fantasy
" Hidup dan tumbuhan di istana bukanlah hal yang mudah bagiku, banyaknya aturan dan kekangan merupakan resiko ku yang terlahir sebagai seorang putra mahkota. Aku lahir sebagai seorang yang lemah, terlalu takut untuk melakukan sesuatu hal yang baru bagiku. Dengan perlahan rasa lemah itu mulai hilang walaupun membutuhkan proses dan waktu yang panjang. Tapi seakan takdir mematahkan semua itu, seakan-akan takdir merebut kembali diriku yang baru, membuat diriku yang lemah itu datang kembali menghampiriku. " _ALMEER ZAYYAN NAYAKA_ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ #semua gambar ilustrasi yang berada di dalam cerita, clear aku dapet dari pinterest, jadi jika ada kesamaan gambar dengan cerita lain diluar sepengetahuan aku.. #hasil imajinasi aku sendiri no copy copy!! # slow up up : 18_04_2026 end : 28_09_2026 ~tolong support nya ya gaes~ story by : silvizhty_08
All Rights Reserved
#4
zayyan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • A House Between Us
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Your Daddy My Husband
  • Given || Ju Jihoon
  • Obsession Overdose
  • Rewriting The Villain (END)
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Possessive Male Lead
  • I'm Not Just a Figuran

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines