We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Berandalan Cengeng

Berandalan Cengeng

  • WpView
    Reads 1,820
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2026
WpInfo
Fanfic
ATEEZ
Crossover
Band and Group
Famous Figure
"Aku ngga cengeng Choi San. Aku nangis karna kamu jahat!"-wooyoung "Usap dulu air mata lo, baru ngomong gitu lagi depan gue."-San BXB
All Rights Reserved
#2
wooyoung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE STEPBROTHER'S UNSETTLED GAZE | SANWOO [END]
  • Learning to Get Home || JaeSahi Treasure ✔
  • ALL ABOUT HURT
  • life after that
  • Trip to Dubai [CHANJIN]
  • My Duchess: The Unifished Love Story
  • Satu Sirkel?! | ATEEZ BXB
  • TIME (END)
  • (Not) Yours
  • [FINISH] The Star of Goseong

Bagi dunia luar, Choi San adalah definisi dari kesempurnaan. Putra tunggal konglomerat yang rupawan, berpendidikan tinggi di jurusan Bisnis, dan selalu melempar senyum sopan di depan orang tua. Namun bagi Jung Wooyoung, senyuman itu adalah topeng dari monster paling kejam yang pernah ia temui. Sejak ibunya menikah lagi, mansion megah di distrik Seongbuk-dong berubah menjadi neraka personal bagi Wooyoung. Di depan publik dan orang tua mereka, San adalah kakak tiri yang teramat baik. Namun di balik pintu kamar yang terkunci, saat malam melarut dan dunia tertidur, San berubah menjadi predator berdarah dingin yang siap menghancurkan Wooyoung tanpa sisa. Wooyoung hanyalah mahasiswa Seni yang rapuh, penurut, dan gampang menangis. Ia tidak pernah meminta kemewahan ini, ia hanya ingin hidup tenang. Namun bagi San, kehadiran Wooyoung dan ibunya adalah parasit yang mengancam dunianya. Kebencian, alkohol, dan arogansi mutlak menuntut San untuk menjinakkan sang adik tiri dengan cara yang paling kotor dan menyakitkan. Saat kepasrahan dan air mata Wooyoung justru memicu kegelapan yang lebih pekat, sanggupkah Wooyoung bertahan ketika tubuh dan harga dirinya dihancurkan berkali-kali di bawah dominasi sang kakak tiri? "Ini baru permulaan untuk menyambut kehadiranmu di rumah ini, Jung Wooyoung. Menangis sesukamu, teriaklah lebih keras agar seluruh rumah ini tahu seberapa jalangnya dirimu di bawah kakakmu!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines