Angga & Aruntala
Gedung-gedung pencakar langit di kota masih terbayang di pelupuk mata Aruntala, tapi realita di depannya hanyalah hamparan sawah hijau yang seolah mengejek sepatunya yang berlumur lumpur. Pindah ke desa demi menuruti perintah orang tuanya adalah satu hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Aruntala . Tinggal di desa terpencil yang sinyal internet pun tidak ada, membuat aruntala kesal, namun karena perintah dari kedua orang tua nya mau tidak mau aruntala harus tinggal bersama Pakde farhan adik dari ibu nya.
karena suatu kejadian tak terduga membuat warga desa salah paham, yang akhirnya membuat aruntala arkana pradipta pria berusia 22 tahun harus menghentikan mimpi nya karena takdir nya berhenti di desa mekar sari bersama petani desa angga sangkara chandrawana. Dan menjadi istri seorang petani muda.
Aruntala arkana pradipta (bottom)
angga sangkara chandrawana (Top)