We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Astropolis:Takdir Sang Zombi

Astropolis:Takdir Sang Zombi

  • WpView
    Reads 4,416
  • WpVote
    Votes 289
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Science Fiction
Mystery
Aruna mengira kematian adalah akhir dari penderitaannya. Setelah sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawanya di dunia asalnya, dia justru terbangun di sebuah tempat yang sangat asing: sebuah kota yang hancur lebur, bau amis darah, dan suara erangan mengerikan di mana-mana. Yang lebih buruk lagi? Saat dia melihat pantulan dirinya di genangan air, kulitnya pucat pasi, matanya berwarna merah redup, dan jantungnya tidak berdetak. Dia telah hidup kembali menjadi zombi. seorang gadis dari dunia lain, terbangun di tengah reruntuhan kota dalam kondisi yang mustahil: ia adalah seorang zombi, namun akal sehatnya tetap utuh. Terjebak dalam tubuh yang dingin tanpa detak jantung, Aruna harus bertahan hidup sendirian di antara monster mutasi dan pasukan militer yang memiliki perintah untuk membunuh segala sesuatu yang tidak bernapas. (*^▽^)/★*☆♪ ☆Plagiat jauh jauh sana,hus hus hus ☆Utamakan vote atau komen # 1 Fiksi ilmiah (13 mei) # 2Fiksi Umum (1 jun)
All Rights Reserved
#90
darkhumor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beyond the Golden Coins
  • LILY OF PROTEA
  • The Love Language of Anjer
  • Wrong Room, Your Highness! Now, Excuse Me.[✓]
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Lachesisme
  • She Is My Only Soleil! [√]
  • Villain's Lady
  • [ TAMAT ] Doomed to Be His
  • My Son? No Way! [END]

Freya Eloise del Thalassia tiba di ibu kota kerajaan Belleforte-Flonanne-dengan harapan terakhir yang rapuh. Sebagai putri seorang baron kecil yang hampir bangkrut akibat kecanduan berjudi ayahnya, ia berniat menemui sang bibi, satu-satunya kerabat yang mungkin masih mau menolong keluarganya. Namun takdir memilih jalan yang jauh lebih kejam. Setibanya di kediaman sang bibi, bukan bantuan ia yang ia dapat tapi sebuah cacian dan makian dari sang bibi ia dapat, saat ia ingin kembali ke Thalassia Freya terbangun di sebuah kamar asing-di atas ranjang yang bukan miliknya-bersama seorang pria yang namanya bahkan tak pernah ia dengar. Pria itu tak memberi penjelasan, tak menawarkan permintaan maaf, bahkan tak menatapnya lama. Ia hanya meninggalkan beberapa tumbuk emas dan peti-peti penuh koin-jumlah yang cukup untuk melunasi seluruh hutang keluarga Freya -lalu pergi, seolah malam itu tak pernah berarti apa-apa. Diliputi rasa malu, kebingungan, dan ketakutan akan reputasinya yang hancur, Tatiana memilih kembali ke Thalassia, mengubur peristiwa itu sebagai rahasia terdalam dalam hidupnya. Sepuluh tahun berlalu. Di tanah kelahirannya, Freya melahirkan seorang putra-anak yang keberadaannya menjadi bukti bisu dari malam kelam di Flonanne. Ia membesarkan anak itu dalam sunyi, tanpa nama ayah, tanpa jawaban... tanpa tahu bahwa masa lalu yang ia kira telah terkubur perlahan mulai bergerak kembali. Karena di balik emas yang menyelamatkan keluarganya, tersembunyi sebuah kebenaran-dan seorang pria-yang suatu hari akan menuntut balasan. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines