Astropolis:Takdir Sang Zombi

Astropolis:Takdir Sang Zombi

  • WpView
    Reads 3,612
  • WpVote
    Votes 448
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2026
Aruna mengira kematian adalah akhir dari penderitaannya. Setelah sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawanya di dunia asalnya, dia justru terbangun di sebuah tempat yang sangat asing: sebuah kota yang hancur lebur, bau amis darah, dan suara erangan mengerikan di mana-mana. Yang lebih buruk lagi? Saat dia melihat pantulan dirinya di genangan air, kulitnya pucat pasi, matanya berwarna merah redup, dan jantungnya tidak berdetak. Dia telah hidup kembali menjadi zombi. seorang gadis dari dunia lain, terbangun di tengah reruntuhan kota dalam kondisi yang mustahil: ia adalah seorang zombi, namun akal sehatnya tetap utuh. Terjebak dalam tubuh yang dingin tanpa detak jantung, Aruna harus bertahan hidup sendirian di antara monster mutasi dan pasukan militer yang memiliki perintah untuk membunuh segala sesuatu yang tidak bernapas. (*^▽^)/★*☆♪ ☆Plagiat jauh jauh sana,hus hus hus ☆Utamakan vote atau komen # 1 Fiksi ilmiah (13 mei) # 2Fiksi Umum (1 jun)
All Rights Reserved
#2
fiksiumum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NIGHTMARE
  • Reborn for Revenge
  • Playing the Villain's Role
  • Hey, PrincE
  • Lady Seraphine's Second Life Begins
  • The Villain's Redemption
  • LILASIA: Point of View
  • The Grand Duke's Soulmate
  • The Masked Cripple
  • Until We Meet Again
NIGHTMARE

Ghanis menyerah pada kehidupannya yang ke-9, ia memilih menjatuhkan dirinya di gedung yang berisi 39 lantai "ku mohon, biarlah kematian kali ini menjadi yang terakhir" begitulah perkataan Ghanis sebelum tubuhnya mencapai dasar. "Yeah, setidaknya. Aku bisa merasakan terbang" ___________ Ghanis Karira Goutama itulah namanya di kehidupan ke-9, sejak kecelakaan yang menewaskan kedua orangtuannya dan hanya menyisahkan Ghanis seorang diri di usianya ke 5 tahun. Hidup Ghanis berubah seketika, bayangan kehidupan dimasalalu menyadarkan Ghanis bahwa kehidupan kali ini merupakan reinkarnasi yang ke-9. Ghanis pada saat itu tumbuh dalam ketakutan terutama ia menyadari di 8 kehidupan sebelumnya ia berakhir menyedihkan, tidak ada kebahagiaan di wajah Ghanis. Seperti tamparan yang nyata, Ghanis juga harus mengalami rasa pahit dari kehidupan ke - 9 kali ini. Ia di bully karena bertingkah aneh, di tipu soal warisan orangtuanya yang menjadi penopang kehidupan Ghanis serta di jual bibinya ke club malam sebagai pela-cur. Hah! Hah! Bukankah menyedihkan kehidupan ke-9 kali ini? Karena tak sanggup ia lebih memilih terjun dari gedung dengan lantai 39 berharap kematian kali ini menjadi akhir dari segalanya. Ia tak akan dihantui oleh ketakutan karena sebuah mimpi yang selalu mengingatkan pada masalalu dan juga ia tak akan berhubungan dengan orang-orang di sekitarnya yang selalu mendangnya sebagai orang bodoh. Nyatanya, sebuah kata akhir tidak selalu bersanding dengan harapan. Jiwa Ghanis yang sudah menyalahi aturan takdir karena mati belum pada waktunya justru di tarik oleh Dewa Kematian. Ghanis di hukum untuk mengulangi seluruh kehidupannya dan mengumpulkan serpihan jiwa yang terberai agar bisa diadili kembali oleh dewa kematian. Mampukah Ghanis melakukan itu? __________ "Nightmare hanyalah ilusi yang terlalu mirip kenyataan-hingga batas antara keduanya begitu tipis, membuat kita tak lagi tahu apakah kita sedang bermimpi... atau benar-benar terjebak di dalamnya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines