Dear Jee

Dear Jee

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2026
Sekar, gadis itu tengah duduk di hamparan rumput hijau dengan lukisan langit yang memunculkan semburat jingga. Ia terdiam, menatap ke atas sembari membayangkan sesuatu. Percakapan tanpa henti itu terus menghantuinya setiap saat. "Kar, janji sama aku kalau kamu nggak akan pernah ninggalin aku mau gimana pun keadaannya," "Aku mungkin akan bertahan, tapi jika takdir tidak menghendaki itu-aku nggak bisa melawannya," Jeje terdiam sejenak, dipandangnya wajah ayu gadis didepannya itu. Mengusap kedua pipi Sekar dengan lembut diiringi senyuman yang begitu tulus. "Aku yang lawan takdir itu, demi kamu," ucapnya kemudian memeluk erat tubuh Sekar. "Kamu cinta sejati aku, Kar. Kalau nggak sama kamu, maka nggak akan ada ruang buat siapapun," sambungnya. Gadis itu tersenyum, lamunannya buyar begitu saja. Mimpi yang terus tayang di kepala, seakan menolak pagi untuk menghapus semuanya. Je, bisakah kita menjadi 'kita' yang sesungguhnya? Cover : Canva Dibuat : 22 April 2026
All Rights Reserved
#831
angst
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • R É G A L I S [REVISI]
  • Almost Married (On Going)
  • Define the Relationship
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • EKSKALASI
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines