Luka anak pertama

Luka anak pertama

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jun 22, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
High Fantasy
Dark Fantasy
Ancient Civilizations
Menjadi yang pertama seringkali berarti menjadi yang paling kuat, meski bahu sudah tak sanggup lagi menopang. Tentang harapan yang dibebankan, air mata yang harus disembunyikan, dan luka yang tak pernah punya ruang untuk bicara. Ini adalah kisah tentang dia, sang anak sulung yang lupa cara mencintai dirinya sendiri karena terlalu sibuk menjadi teladan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Terbaik (On Going)
  • Semerbak Wangi SURGAWI [SUDAH TERBIT]
  • Risalah Ahlussunah Wal Jamaah (Lengkap)
  • "Cinta dalam Doa"
  • RAFLUN (Selesai)✓
  • Trauma Zaza
  • Mihrab, Aksara, Rindu
  • Bujangga Taqwa [TERBIT]
  • Takdir yang indah
  • Asupan Dakwah

Assalamualaikum teman👐🏻, ini adalah cerita pertama aku,dan dari hasil pemikiran aku sendiri, mohon maaf jika masih banyak kurang nya dan cerita ini sama dengan cerita yang lain🙏🏻. Menceritakan tentang seorang gadis remaja,yang sering sekali Insecure, karena kekurangan fisiknya, Adiba Nur Hafizah. Pemalu dan pendiam adalah sifatnya,gadis yang menderita celah bibir atau bibir sumbing,yang membuatnya pernah di jadikan bahan bully-an di masa kecilnya, hingga menimbulkan trauma,yang masih membekas cukup dalam,dan belum bisa ia sembuhkan. Namun siapa sangka di balik sifat pemalu dan pendiam nya, ada sebuah keberhasilan yang ia capai melalui pemikiran nya. Hingga tiba tiba saja, kedua orang tua Adiba,menjodohkan dirinya, dengan seorang Gus dari pesantren ternama, Muhammad Zayn Al-khaer,Gus yang terkenal dingin, tegas, disiplin dan selalu menjaga pandangan nya. Namun,dibalik sifat dan sikap nya yang sekarang,betapa kelam nya, masa lalu seorang Gus Zayn. "Gus,kenapa gus mau dijodohkan dengan Adiba?" _Adiba Nur Hafizah_ "Saya menerima kamu,bukan karena perjodohan,tetapi karena takdir,yang telah Allah janjikan" _Muhammad Zayn Al-khaer_

More details
WpActionLinkContent Guidelines